MITRA, MediaManado.com – Guna mencegah dan mengantisipasi kenakalan remaja, Forkopincam Belang melakukan rapat bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan stakeholder, Selasa (23/03/2021).
Pada kesempatan itu, Camat Belang Abdul Karim Pontoh mengatakan, mereka yang terlibat dalam kenakalan itu adalah anak remaja yang masih di bawah umur, maka sangat dibutuhkan peran pendidikan formal dan orang tua serta stakeholder lainya.
“Sangat dibutuhkan peran dari tokoh masyarakat atau tokoh agama untuk memberikan edukasi pada remaja untuk tidak terlibat pada perilaku yang merusak kepribadian anak itu sendiri, juga tak lepas pengawasan dari orang tua,” ungkapan Camat Pontoh.
Ia pun meminta kerjasama dan keterlibatan semua pihak yang ada, untuk menjaga anak remaja agar terhindar serta tidak terlibat dari kenakalan remaja seperti narkoba dan minuman keras
“Saya berharap generasi muda Kecamatan Belang ini bisa terbebas dari pergaulan bebas yang diawali dengan pemakaian Ehabon dan minuman keras,” kata Pontoh.
Bersamaan dengan itu Plt Kapolsek Belang Ipda Abdullah pun menyampaikan, sesuai dengan program Polres Mitra dalam hal ini Kapolres AKBP Dr Rudi Hartono SIK MSi, tentang tugas dan pelayanan dalam perwujudan Polri sebagai aparat Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat, maka kami Polsek Belang siap jalankan tugas.
” Saat ini Polsek Belang juga bekerjasama dengan Tim Unit Patroli Reaksi Cepat (UPRC) yang dibentuk oleh Kapolres Mitra AKBP Rudi Hartono, untuk mencegah setiap penyakit masyarakat yang berkaitan dengan kriminalitas dan ketertiban umum,” terang Abdullah.
Abdullah pun berpesan kepada Hukum Tua yang ada di Kecamatan Belang dan Posumain agar bisa bekerja sama dengan Polsek Belang dalam penanggulangan kenakalan dan tindak kejahatan yang terjadi saat ini.
Ia juga menjelaskan bahwa Polsek Belang bersinergi dengan TNI dan aparat pemerintah Kecamatan dalam pencegahan covid 19 dan tindak kejahatan.
“Kami siap melayani pengaduan masyarakat 1 x 24 jam dengan membagi nomor telepon emergency kepada seluruh Hukum Tua di Kecamatan Belang dan Posumain,” tandas Abdullah.
Tokoh Pemuda Sumarlin Umar yang juga Sekretaris KNPI Kecamatan Belang menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung program pemerintah.
“Saya siap terlibat langsung serta mendukung program pemerintah dalam mencegah dan mengantisipasi kenakalan remaja, juga bersama – sama membangun generasi muda yang lebih baik serta sesuai cita – cita luhur Bangsa Indonesia,” terang Umar.
Pertemuan ini menghasilkan tiga langkah dalam mengantisipasi permasalahan yakni ; cek , kroscek dan final cek, dengan mengoptimalkan tiga langkah lainnya yaitu ; kerja keras , kerja cepat serta kerja tuntas.
(Alfian Soriton)






