
MANADO, MediaManado.com – Kerukunan dan toleransi kehidupan beragama di Bumi Nyiur Melambai Provinsi Sulawesi Utara, yang hingga kini terus dijaga, dipelihara dan dirawat, memberi ruang luas berbagai aktivitas masyarakat, sehingga ikut menopang perekonomian daerah ini, dimana ekonomi Sulut tumbuh sebesar 5,93 % pada triwulan II 2022, diatas pertumbuhan ekonomi nasional 5,44 % pada triwulan II 2022.
“Laporan dari para tokoh agama di Kabupaten dan Kota bahwa kerukunan umat beragama masih terus terawat,” kata Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulut, Pdt Lucky Rumopa MTh di sela-sela Rakor FKUB, Kemenag dan Kesbangpol Provinsi dan Kabupaten/Kota di Ruang FJ Tumbelaka Kantor Gubernur, Kamis (11/08/2022).
Untuk terus merawat kerukunan umat beragama, maka dalam waktu dekat FKUB bekerjasama dengan Kemenag dan Kesbangpol Provinsi dan Kabupaten/Kota akan menggelar iven Kerukunan, diantaranya Lomba Pidato Kerukunan.
“Setiap peserta dapat mengutip ayat-ayat suci dari agama masing-masing, tapi mengemas pidato itu dalam konteks kerukunan,” ujar Pdt Lucky Rumopa MTh.
Selain itu, dalam Rakor disampaikan bahwa FKUB Sulut telah menerbitkan Buku Kerukunan yang disebarkan ke sekolah-sekolah. Hal ini bertujuan agar para siswa saling menjaga dan merawat kerukunan, meskipun mereka berbeda keyakinan. Sehingga kerukunan tidak saja di kalangan elit, tapi sampai ke bawah.
Pdt Lucky Rumopa juga menambahkan bahwa pada tanggal 18 Agustus 2022 akan digelar Karnaval Kerukunan yang melibatkan masyarakat luas, FKUB Provinsi, Kabupaten/Kota, Kemenag Provinsi, Kabupaten/Kota, Badan Kesbangpol Provinsi, Kabupaten/Kota, Forkopimda Provinsi, Kabupaten/Kota, IPDN, Sekolah-sekolah dan TNI/PolriPolri serta BKSAUA.
Karnaval Kerukunan direncanakan dilepas Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven OE Kandouw dari Lapangan KONI Sario Manado dan Finish di Pohon Kasih Kawasan Megamas Manado. Dengan jumlah peserta Karnaval sekira 200-an kendaraan hias.
“Ini menunjukkan bahwa Sulut aman, damai dan tujuan Karnaval Kerukunan ini justru akan membangkitkan masyarakat betapa penting kerukunan, sekaligus ini adalah wisata kerukunan yang kita tunjukkan ke dunia luar bahwa daerah kita aman, nyaman, damai, sehingga investasi terus meningkat dan ekonomi daerah kita bagus. Itu karena kita terus merawat kerukunan,” tutup Pdt Lucky Rumopa.
Rakor dihadiri Kaban Kesbangpol Provinsi Fery Sangian S.Sos, mewakili Kemenag Provinsi, Basri, S.Ag., M.Pd (Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Prov. Sulut), FKUB Provinsi, Kabupaten/Kota. (Ferry)






