Amir Liputo Dorong Kesiapan Maksimal Arus Mudik Lebaran

oleh

Loading

MANADO, Mediamanado.com – Arus mudik Lebaran kerap diwarnai kepadatan lalu lintas dan meningkatnya angka kecelakaan yang menjadi persoalan klasik hampir setiap tahun.

Kondisi ini umumnya dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti kesiapan infrastruktur, pengawasan selama masa mudik, hingga kelayakan kendaraan dan kondisi pengendara.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Sulawesi Utara Amir Liputo menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi untuk melakukan langkah pencegahan sejak dini.

Ia meminta Dinas Perhubungan memperkuat koordinasi teknis dengan seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat provinsi, Kabupaten/Kota, maupun Pemerintah pusat.

“Koordinasi harus melibatkan semua pihak, tidak hanya lintas vertikal antarprovinsi, tetapi juga antara provinsi dengan kabupaten/kota serta dengan pemerintah pusat,” ujar Amir.

Legislator dari Daerah Pemilihan Kota Manado itu menilai kesiapan infrastruktur tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan semata.

Ia mengingatkan pengalaman arus mudik tahun sebelumnya yang diwarnai kemacetan panjang di sejumlah jalur strategis. Kondisi tersebut dipicu oleh infrastruktur yang belum memadai, termasuk jembatan, serta meningkatnya kecelakaan akibat kelelahan pengendara dan kondisi jalan yang kurang optimal.

“Tahun ini hal seperti itu tidak boleh terulang,” tegas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Selain jalur darat, Amir juga menyoroti kesiapan transportasi laut dan udara. Menurutnya, pelabuhan utama, pelabuhan penyeberangan, serta bandara perlu mendapat perhatian serius guna mencegah penumpukan penumpang.

Ia juga meminta pengawasan ketat terhadap harga tiket agar tidak terjadi lonjakan harga akibat permainan pihak-pihak tertentu menjelang mudik.

Di sisi lain, Amir mendorong agar pengamanan tidak hanya difokuskan pada pemeriksaan kelayakan kendaraan melalui ramp check, tetapi juga mencakup aspek kesehatan para pengendara.

Ia mengusulkan adanya pemeriksaan kesehatan di beberapa titik perjalanan, termasuk kemungkinan pelaksanaan tes urine oleh Dinas Perhubungan.

Menurutnya, kesiapan armada, fasilitas transportasi, serta kondisi pengemudi harus menjadi perhatian utama.

“Di sisi lain, masyarakat juga perlu meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan selama perjalanan. Itu akan menjadi kunci agar arus mudik berjalan aman dan lancar,” tutupnya.

(*/DM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *