AS kukuhkan Indonesia minta bantuan mencari pesawat AirAsia

oleh

Loading

 

141229142643_airasia_640x360_ap

Mediamanado.com – Amerika Serikat telah mengukuhkan bahwa Indonesia telah meminta bantuan pihaknya untuk menemukan pesawat AirAsia yang hilang dalam penerbangan dari Surabaya ke Singapura.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jeff Rathke mengatakan, Kedutaan AS di Jakarta telah menerima permintaan bantuan dari Indonesia, Senin (29/12) untuk mencari pesawat AirAsia QZ 8501.

“Kami sekarang sedang membicarakan permintaan itu untuk mengetahui cara terbaik yang dapat kami lakukan untuk membantu Indonesia,” kata Jeff Rathke.

Namun demikian, Jeff Rathke tidak menyebutkan jenis bantuan yang diminta oleh Indonesia.

Sebelumnya, otoritas Indonesia mengatakan, pesawat AirAsia QZ 8501 kemungkinan berada di dasar laut didasarkan pada koordinat pesawat ketika hilang kontak.

Tetapi menurut Kepala Badan SAR Nasional, Bambang Soelistyo, Indonesia tidak memiliki spesifikasi peralatan yang dapat mendeteksi Emergency Local Transmitter (ELT) atau pemancar sinyal darurat yang menempel pada pesawat.

Meminjam peralatan

Bambang kemudian mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia untuk meminjam perangkat dari negara-negara yang sudah menawarkan, di antaranya Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat.

Pencarian melalui udara akan dilanjutkan saat pada Selasa (30/12) dengan memperluas jangkauan melampaui jalur penerbangan pesawat AirAsia itu.

Indonesia sejauh ini telah mengerahkan 12 kapal, tiga helikopter dan lima pesawat militer untuk mencari pesawat naas tersebut.

Malaysia akan mengerahkan sebuah pesawat C-130 dan tiga kapal, sedangkan Singapura meminjamkan sebuah C-130 dan Australia juga memberikan bantuan.

 

(BBC)