Bedah Buku ‘Bumi Karema’ Mendapat Apresiasi Pemkot Tomohon

oleh

Loading

IMG-20190807-WA0098

 

TOMOHON, MediaManado.com – Pemeran dan bedah buku “Bumi Karema” karya Rose Kampoong dilaksanakan di Grand Linow Tomohon, Rabu (07/08/2019), mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Tomohon.

Hal itu disebabkan, kegiatan ini merupakan rangkaian TIFF 2019.

Diketahui, buku “Bumi Karema” merupakan karya fenomenal yang diluncurkan pada 27 Maret 2019 di Jakarta oleh Rose Kampoong yang adalah Ruthy Deonisya Bambang Waskito istri dari mantan Kapolda Sulut.

Dari buku ini nampak pentingnya bahwa kekayaan tanah Nyiur Melambai tidak bisa dipandang sebelah mata.

IMG-20190807-WA0097

 

Kekayaan dimaksud antara lain mewujud dalam Bumi Karema ini, membuktikan juga bahwa tanah ini mengandung banyak kekayaan di darat dan laut, bahkan kekayaan seni dan budaya yakni musik, tarian, adat dan lain sebagainya, semua diuraikan dalam buku ini.

Dalam sambutan, Ny Ruthy  juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tomohon yang mendukung dalam berbagai hal, sehingga buku ini dapat diluncurkan, demikian dukungan akan acara ini.

“Buku ini sebagai bentuk oleh-oleh buat Pemerintah dan masyarakat Tomohon karena ada juga isi di buku ini menunjukan suasana ataupun kekayaaan alam yang ada di Kota Tomohon,” tandas Ny Ruthy.

Disisi lain pihaknya tetap terus mendukung kegiatan TIFF 2019 yang saat ini sementara berlangsung.

IMG-20190807-WA0099

 

Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak CA memberi apresiasi yang luar biasa kepada Ny Rose Kampoong yang peduli dengan Pemerintah dan masyarakat Sulut, termasuk Kota Tomohon dengan menghadirkan buku ini.

“Hal ini juga sebagai bentuk kontribusi terhadap pengembangan pariwisata di Sulut.
Semoga buku foto Bumi Karema dapat menjadi rujukan pariwisata dan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian atau perlindungan alam, budaya dan lingkungan di Sulawesi Utara,” ungkap Walikota Eman.

Adapun yang menjadi narasumber dalam kegiatan bedah buku ini yakni Prof Ir Farmis Boneka MSc, Dr Ivan Kaunang sebagai Dosen Fakultas Ilmu Budaya, Choerun Mokoginta sebagai budayawan dari Bolmong, Liliek Setiawan.

Ikut mendampingi Walikota, Sekretari Kota Ir Harold Lolowang MSc. (Hms/*)