SULUT, Mediamanado.com – PT. Gunung Hijau Masarang dikunjungi oleh Tim peneliti Katalisator Kemitraan Berdikari KemendiktisainteK Politeknik Negeri Manado (Polimdo), pada Rabu (14/5/2025), di Tomohon.
Tim peneliti Polimdo yang terdiri dari Melky Paendong sebagai pemimpin Tim, bersama dengan I Gede Atmaja, Arief Kumaat, Stieven Rumokoy, Adelaida Joroh, dan Dominikus Andreo, ini melaksanakan penelitian tersebut dengan mengambil judul “Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Produksi Gula Semut Berkelanjutan dengan Integrasi Photovoltaic System Sebagai Solusi Industri Pertanian Ramah Lingkungan”, untuk tujuan
melakukan benchmarking pengolahan gula semut berkelanjutan dengan pemanfaatan energi terbarukan.
Dengan kehadiran Tim peneliti Polimdo, pihak PT Gunung Hijau Masarang pun menyambut baik, sebagaiama yang disampaikan oleh Manajer Aulia Reno.
“Fokus utama dari kunjungan ini adalah untuk mempelajari secara mendalam implementasi energi terbarukan panas bumi (geothermal) dalam proses produksi gula semut di PT Gunung Hijau Masarang”, sebutnya.
PT Gunung Hijau Masarang, yang merupakan industri gula merah atau pabrik gula aren di Kelurahan Tondagow, Kota Tomohon, dikenal dengan misinya untuk mendorong pertanian berkelanjutan. Perusahaan ini berupaya menerapkan metode produksi yang ramah lingkungan, menjaga ekosistem, dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Diskusi dengan pihak PT Gunung Hijau Masarang mengungkap tantangan-tantangan dalam produksi gula semut berkelanjutan, termasuk ketersediaan bahan baku nira aren, persaingan dengan produksi “cap tikus” (minuman beralkohol tradisional), dan ketergantungan pada keterampilan manual.
Ketua tim peneliti, Melky Paendong, menyatakan bahwa kunjungan ini memberikan wawasan berharga untuk menindaklanjuti pengembangan pengolahan gula semut dengan energi terbarukan tenaga surya. Tim peneliti menilai bahwa model pemanfaatan energi terbarukan di PT Gunung Hijau Masarang dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan sistem photovoltaic untuk produksi gula semut yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Tentunya dengan kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama antara Politeknik Negeri Manado dan PT Gunung Hijau Masarang dalam mengembangkan inovasi teknologi untuk mendukung industri pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
(*/YB)





