
MINSEL, MediaManado.com – Dua penambang asal Desa Picuan Kecamatan Motoling Timur berhasil diselamatkan, setelah lubang tambangan mereka mengalami longsoran material batu dan tanah di Lokasi Pertambangan PT SEJ, Jumat (05/03/2021) pagi.
Upaya penyelamatan dan evakuasi dilakukan baik oleh sesama penambang, pemerintah setempat, aparat kepolisian dan TNI maupun pihak PT SEJ.
Kedua penambang rakyat HT dan FL tertimbun longsoran material saat berada dalam lubang tambangan mereka.
Peristiwa longsoran terjadi pada pukul 04.00 wita akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat akhir-akhir ini yang melanda wilayah itu.
Lelaki HT berhasil menyelamatkan diri, sekalipun ia mengalami luka pada bagian kepala dan patah tulang. Ia pun menyampaikan kejadian tersebut pada Security PT SEJ dan dia dilarikan ke RS Kalooran Amurang menggunakan mobil ambulance milik PT SEJ pada pukul 06.00 Wita.
Sedangkan FL, teman penambang HT, masih terperangkap dalam lubang tambangan.
Mendapat informasi bahwa masih ada satu penambang dalam lubang tambangan, maka masyarakat, pemerintah Desa Picuan dipimpin Camat Motoling Timur, Ifke Pondaag bersama aparat Polri dan TNI menuju lokasi kejadian.
Mereka pun berhasil mengevakuasi FL yang tertimbun dalam lubang pada pukul 08.15 Wita. FL ditemukan dalam keadaan lemas dan dilarikan ke RS Kalooran Amurang.
Diketahui aktivitas penambang rakyat di lokasi PT SEJ sudah berlangsung cukup lama.
Atas peristiwa ini, Camat Motoling Timur Ifke Pondaag meminta agar para penambang rakyat untuk sementara menghentikan aktivitas pertambangan, mengingat kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
Camat Pondaag juga meminta agar pihak PT SEJ turut membantu menangani kedua korban HT dan FL yang sedang menjalani perawatan di RS Kalooran Amurang.
Sedangkan terkait lokasi pertambangan rakyat yang masuk wilayah PT SEJ, Camat Pondaag berharap pihak perusahaan memberikan kesempatan bagi para penambang untuk tetap melakukan aktivitas penambangan.
Kepala KTT, Gali berjanji akan menyampaikan permohonan pihak pemerintah setempat pada pimpinan perusahaan.
Nampak hadir di lokasi evakuasi Kabag Ops, Kasat Intel Polsek Motoling, Danramil Motoling Raya, Hukum Tua Royke Kesek dan Sekdes Picuan Satu Lexi Langoy, masyarakat penambang dan pihak karyawan PT SEJ.
Upaya evakuasi dan penyelamatan dua warga penambang ditutup dengan doa bersama oleh Pdt Adrew Saruan STh.
(Sampel)







