BMKG Ingatkan Sejumlah Wilayah di Sulut Ini Wajib Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem

oleh -1457 Dilihat

 

MANADO, MediaManado.com – Pemerintah dan masyarakat di wilayah Provinsi Sulawesi Utara patut mewaspadai prospek dan kondisi cuaca ekstrem saat ini.

Karena berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Jumat (06/12/2022) disebutkan bahwa periode 07-12 Januari 2023, prospek dan Potensi cuaca ekstrem akan dialami sejumlah wilayah di Sulawesi Utara.

“Berdasarkan analisis kondisi iklim wilayah Sulawesi Utara saat ini berada pada musim hujan dengan kondisi dinamika atmosfer di wilayah Sulawesi Utara cukup signifikan berpotensi
mengakibatkan peningkatan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah,” kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama S.Kom dalam rilis.

Dhira Utama menambahkan, analisis kondisi dinamika atmosfer di wilayah Indonesia masih cukup signifikan yaitu Indeks ENSO di NIN03.4 pada nilai -0.56 (normal ±0.5) yaitu signifikan terhadap peningkatan hujan di wilayah Indonesia, terdapat potensi sistem sirkulasi siklonik yang membentuk pola belokan angin serta perlambatan kecepatan angin di wilayah Sulawesi Utara yang dapat meningkatkan aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan, terlebih khusus di wilayah Kabupaten Kepulauan, anomali suhu muka laut di Laut Sulawesi bernilai 1- 4″C yaitu dapat menambah massa uap air semakin banyak di atmosfer serta pengamatan cuaca udara atas menunjukan indeks labilitas atmosfer lokal dengan intensitas ringan hingga sedang.

Kondisi tersebut mempengaruhi pertumbuhan awan-awan Cumulonimbus yang semakin intens dan dapat mengakibatkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung dan hujan es.

Beberapa wilayah yang patut diwaspadai memiliki potensi cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi (genangan, banjir, banjir bandang, angin kencang, puting beliung, hujan es maupun tanah longsor) untuk periode tanggal 07-12 Januari 2023 yaitu; di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Talaud, Minahasa Selatan, Bolmong, Bolmong Selatan, Manado, Bitung, dan Minahasa Utara.

Pemerintah dan masyarakat dihimbau untuk memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air siap untuk mengantisipasi, peningkatan curah hujan, melakukan penataan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak melakukan pemotongan lereng atau penebangan pohon, menertibkan baliho semi permanen, lebih mengintensifkan koordinasi, sinergi, dan komunikasi antar pihak terkait untuk kesiapsiagaan antisipasi bencana hidrometrorologi.

Selain itu, terus memonitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem serta prakiraan cuaca berbasis dampak dari BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, secara lebih rinci dan detail untuk tiap kecamatan di seluruh wilayah Sulawesi Utara melalui Website-BMKG
https://www.bmkg.go.id , http://samratulangi.sulut.bmkg.go.id dan dapat melalui :
• Whatsapp : 0811-4320-0877
• Facebook : BMKG Sulawesi Utara
• Instagram : infocuaca_sulut
• Website : https://signature.bmkg.go.id/.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.