
MANADO, MediaManado.com – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Pemprov Sulut Drs Edison Humiang MSi mengatakan, penguatan kapasitas dan sinergitas Kabupaten/Kota dengan Pemprov Sulut dalam menerapkan Program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) berdampak secara signifikan pada upaya pengentasan kemiskinan dan laju peningkatan ekonomi masyarakat Sulut.
Hal itu disampaikan Asisten I Edison Humiang saat mewakili Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Program Jaminan dan Bantuan Kesejahteraan Sosial Provinsi Sulut yang digelar Biro Kesra Setda Pemprov Sulut di Aryaduta Hotel Manado, Senin (02/12/2019) pagi.
Menurut Edison Humiang, sejak Pemprov Sulut yang dinahkodai Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw meluncurkan program ODSK pada tahun 2016, angka kemiskinan bergerak turun tajam dari angka 8,98 persen menjadi 7,59 persen pada September 2018.
“Malahan, Sulut merupakan daerah dengan angka kemiskinan terendah 7,59 persen dari Provinsi lainnya di Pulau Sulawesi,” sebut Humiang.
Untuk itu, Humiang berharap program ODSK senantiasa terus menerus disinergiskan oleh Kabupaten dan Kota melalui program masing-masing SKPD-nya.
Selain itu, dalam sambutan Wagub Kandouw yang dibacakan Humiang, dijelaskan bahwa Pemprov Sulut tetap berkomitmen mensejahterakan masyarakat melalui program penguatan kapasitas jaminan dan bantuan kesejahteraan bagi masyarakat yang kurang mampu atau masih berada di bawah garis kemiskinan.
Termasuk didalamnya, bagaimana program pengentasan kemiskinan menjadi program lintas kabupaten dan kota se-Sulut dan dilakukan secara keroyokan (bersama-sama).
“Maka dibutuhkan penguatan kapasitas dan sinergitas dalam kerja bersama kedepan demi optimalnya pelaksanaan program jaminan dan bantuan kesejahteraan sosial di Provinsi Sulawesi Utara,” kata Wagub Kandouw seperti dikutip Humiang.
Sehingga hal ini, tambah Wagub Kandouw, justru akan semakin menguatkan upaya mensinergikan langkah dalam berkarya dan bekerja memberikan yang terbaik sesuai dengan ruang lingkup, tugas fungsi, serta tanggungjawab demi mensejahterakan rakyat.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Setda Pemprov Sulut dr Kartika Devi Kandouw Tanos MARS dalam laporan yang disampaikan Piter J Toad mengatakan, sasaran kegiatan ini yakni untuk menyelaraskan berbagai langkah strategis seluruh komponen yang terkait dengan program Jaminan dan Bantuan Kesejahteraan Sosial seperti Kementerian terkait, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan kelompok peduli PKH di Kabupaten/Kota se-Sulut.
Hadir pada kegiatan ini Karo Kesra Setda Pemprov Sulut dr Kartika Devi Tanos MARS, Koordinator Wilayah Sulut Moody Mangerngkonda (mewakili Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI), dr Lidya Tulus (mewakili Dinas Kesehatan Provinsi Sulut), Staf Khusus Gubernur, perwakilan dan utusan dari instansi terkait, perwakilan instansi Kabupaten/Kota, kelompok PKH dan undangan. (Ferry)






