Bupati James Sumendap Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Korban Banjir

oleh

Loading

IMG_20210930_012246

Mitra, MediaManado.com – Bupati James Sumendap SH didampingi Wabub Drs Joke Legi dan Sekda David Lalandos AP.MM, laksanakan Peletakan Batu Pertama pembangunan rumah korban banjir bandang, Penyerahan Sertipikat tanah dan Dukumen kependudukan masyarakat Desa Pangu yang beberapa waktu yang lalu lenyap dihantam banjir, Rabu (29/9/2021)

” Bencana ini adalah ujian, maka harus lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. kita harus beryukur karena meskipun kehilangan harta benda namun satu keluarga masih bisa berkumpul dan bencana datang disaat keadaan yang terjaga tidak dimalan hari,” ucap James Sumendap

Lanjut Semendap katakan, Ini merupakan peristiwa yang luar biasa,  bancana yang terjadi mengakibatkan beberapa rumah hancur serta harta benda lenyap. sehingga mendapat perhatian dan simpati dari banyak orang.

” Teman-teman Kepala Daerah, PDI P, Gereja-Gereja, Organisasi kepemudaan juga Organisasi sosial kemasyarakatan dan banyak lagi,” ujarnya.

Di tambahkan, Bencana yang menimpa Mitra bukan hanya di desa Pangu, ada juga di Wioi, Ratahan, Belang, Tombatu dan Ratatotok.

” Sehingga bantuan yang masuk itu tidak hanyak di Pangu saja, tetapi di bagi kepada sudara-sudara kita yang terdampak di tempat lain, jadi saya harap saudara yang ada di pangu bisa memahami untuk saling berbagi dengan saudara yang lain,” pinta Sumendap.

IMG_20210930_011935

Terkait Sumbangan Sumendap menjelaskan, setiap bantuan Sembako yang masuk harus di catat. karena dari sisi kelembagaan itu hatus dipertanggung jawabkan dan nanti akan diekspose setelah selesai masa darurat dua minggu.

” Saya telah perintahkan untuk setiap bantuan sembako yang disumbangkan itu harus tercatat karena itu akan saya pertanggung jawabkan kepada mereka yang sudah bersedia menyumbang baik secara langsung maupun tidak langsung,” terangnya.

Selain itu, urusan pembangunan yang ada patut di syukuri karena baru delapan hari bencana belalu, pemerintah langsung mengambil langka cepat untuk membangun kembali rumah yang hancur.

” Ini adalah langka cepat kami yang memakai diskresi Bupati yaitu membangun, dalam bentuk APBD kabupaten Mitra dan hal ini untuk pertama kali di Indonesia  karena bantuan seperti ini jangan menunggu APBN,” tutur Sumendap.

Untuk pembangunan rumah bagi yang rusak berat mendapatkan 45 juta untuk bahan dan 5 juta untuk gotong royang, pembangunan tersebut direncanakan rampung pertengahan bulan Nomember. juga untuk rumah rusak sedang diskresi saya berikan 10 juta sedangkan yang rusak ringan mendapatkan 5 juta rupiah.

” Saya perintahkan kepada Sekertaris Daerah agar bantuan itu secepatnya segera  dicairkan kepada kepada yang berhak menerima. Karena sekarang bukan mengatasi masalah namun bagaimana menyelesaikan masalah,” ungkapnya

” Selain bantuan atas diskresi Bupati dan bantuan balai sungai yang akan mendesain akan ada juga bantuan tambahan dari Kementrian Sosial sebesar 3 juta, kiranya bantuan yang ada ini bisa bermanfaat dan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya,” pungkas James Sumendap.

(Alfian)