MANADO, Mediamanado.com – Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Priscilla Cindy Wurangian, mengkritisi sistem verifikasi data penerima manfaat di Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Sulut. Hal ini disampaikannya guna memastikan pelayanan publik berjalan efektif dan berbasis digital secara mandiri.
Kritikan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung di ruang Komisi IV pada Senin (11/5/2026). Dalam forum tersebut, politisi Partai Golkar ini menekankan agar pimpinan dinas tidak disibukkan dengan urusan teknis yang seharusnya bisa diselesaikan melalui sistem aplikasi.
Cindy juga menyoroti pentingnya aksesibilitas data bagi masyarakat luas. Cindy berharap masyarakat dapat mengecek status mereka secara mandiri tanpa harus bergantung pada pengecekan manual oleh pejabat dinas.
“Jangan sampai Plt Pak Kadis menjadi resepsionis hanya untuk mengecek penerima-penerima manfaat. Saya ingin tahu aplikasi apa yang dipakai Dinas Ketenagakerjaan bagi penerima manfaat untuk mengecek dirinya sendiri,” tegas Cindy di hadapan forum rapat.
Lebih lanjut, Cindy membeberkan permasalahan klasik mengenai ketidaksinkronan data yang sering merugikan masyarakat. Menurutnya, kesalahan kecil dalam pengetikan nama bisa berdampak fatal pada hak penerima manfaat.
“Karena pernah terjadi hanya perbedaan satu huruf nama, misalkan ada yang namanya menggunakan dua huruf ‘c’ tapi cuma tercatat satu, maka tidak bisa sinkron. Hal-hal detail seperti ini harus diantisipasi oleh sistem yang mumpuni,” tambahnya.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sulut, Noldy Z. Salindeho, memberikan klarifikasi bahwa pihaknya sebenarnya telah memiliki sarana pengecekan berbasis digital.
Noldy menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena infrastruktur pengecekan sudah disiapkan melalui laman resmi instansi.
“Kami memiliki aplikasi website yang bisa diakses langsung untuk mengecek nama-nama penerima manfaat,” jawab Noldy singkat guna meyakinkan para anggota legislatif yang hadir.
RDP ini diharapkan dapat mendorong Disnakertrans Sulut untuk lebih memasifkan sosialisasi penggunaan aplikasi tersebut agar kendala administrasi di masa mendatang dapat diminimalisir.
(DM)





