KOTAMOBAGU, Media manado.com — Pemerintah Kota Kotamobagu bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan audiensi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta untuk membahas rencana pembangunan Stadion Gelora Ambang.
Pertemuan yang berlangsung selasa (3/3/2026 awal bulan maret 2026, dipimpin langsung oleh Wali Kota Kotamobagu dr Wenny Gaib bersama Wakil Walikota Rendy Mangkat SH, MH pimpinan DPRD serta sejumlah pejabat teknis dari pemerintah daerah. Audiensi tersebut bertujuan mendorong dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan stadion yang direncanakan menjadi pusat kegiatan olahraga di wilayah Bolaang Mongondow Raya.
Ketua Komisi DPRD KK Dani Iqbal Mokoginta SH menyampaikan bahwa Stadion Gelora Ambang diharapkan menjadi fasilitas olahraga representatif yang mampu menunjang pembinaan atlet sekaligus menjadi ruang publik bagi masyarakat.
“Pembangunan stadion ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan sarana olahraga. Kami berharap Kementerian PUPR dapat memberikan dukungan, baik dari sisi perencanaan maupun pembiayaan,” ujarnya dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, Walikota dr Wenny Gaib menyatakan komitmennya untuk mengawal proses pembangunan stadion tersebut agar dapat segera direalisasikan.
Menurut mereka, kehadiran stadion yang memadai tidak hanya berdampak pada sektor olahraga, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai kegiatan berskala regional.Perwakilan Kementerian PUPR menyambut baik usulan tersebut dan menyampaikan bahwa pemerintah pusat akan mempelajari proposal yang diajukan oleh Pemerintah Kota Kotamobagu. Kementerian juga meminta agar dokumen perencanaan, termasuk studi kelayakan dan desain teknis stadion, dapat segera dilengkapi.Rencana pembangunan Stadion Gelora Ambang sendiri telah lama menjadi aspirasi masyarakat Kotamobagu. Stadion ini diharapkan nantinya mampu menjadi venue utama untuk berbagai pertandingan olahraga, termasuk sepak bola, serta kegiatan masyarakat lainnya. Pemerintah Kota bersama DPRD menyatakan akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar rencana pembangunan stadion tersebut dapat masuk dalam program pembangunan infrastruktur nasional. (ADVETORIAL).






