
NORTH DAKOTA – MediaManado.com – Aktris Hollywood, Shailene Woodley, ditangkap polisi dalam aksi unjuk rasa di North Dakota, Amerika Serikat (AS). Perempuan berusia 24 tahun itu ditangkap bersama 27 orang lainnya karena dianggap melewati batas aman lokasi pembangunan proyek jalur pipa minyak.
Sedikitnya 200 orang, termasuk Woodley, berunjuk rasa menentang proyek jalur tersebut. Bintang ‘The Fault in Our Stars’ itu mengunggah aksi unjuk rasa serta penangkapannya ke media sosial Facebook. Ia ditangkap atas dugaan melewati batas dan memicu keributan.
“Saya sedang berjalan kembali menuju mobil ketika mereka menyambar jaketku dan diminta untuk tidak melanjutkan aksi. Mereka membawa senapan dan tongkat pemukul serta tidak mengizinkanku pergi,” ujar Woodley, seperti dimuat BBC, Selasa (11/10/2016).
Perempuan yang juga membintangi film ‘Divergent’ itu mengungkapkan ditangkap dari ratusan orang lainnya karena paling mudah dikenali. Video penangkapan Woodley dengan cepat menyebar di media sosial dan telah disaksikan lebih dari 2,4 juta kali.
Shailene Woodley belum lama ini bergabung dengan North Dakota’s Standing Rock Sioux Tribe untuk berunjuk rasa menentang proyek jalur pipa minyak bernilai USD3,7 miliar (setara Rp49 ribu triliun). Jalur pipa gas akan membentang sejauh 1.879 kilometer serta melintasi Negara Bagian Iowa, Illionis, North Dakota, dan South Dakota.
Energy Transport Partners mengklaim jalur pipa itu akan meningkatkan perekonomian warga lokal dan lebih aman untuk mengalirkan minyak melalui pipa daripada jalan raya atau kereta api. Namun, aktivis lingkungan hidup yakin mengalirkan lebih dari 570 ribu barel minyak mentah setiap hari dapat menyebabkan pencemaran air. Suku-suku lokal Amerika juga yakin jalur pipa sangat berbahaya bagi situs-situs bersejarah mereka.
EDITOR : INYO R.





