Dikeluhkan Warga, Begini Kata Kadis Sosial, Camat Pineleng dan Hukumtua Lotta Terkait Penerima Bansos

oleh

Loading

Kadis Sosial Kabupaten Minahasa Jeffry Kaloh SH
Kadis Sosial Kabupaten Minahasa Royke Kaloh SH

 

MINAHASA, MediaManado.com – Sejumlah warga di Kabupaten Minahasa mengeluh terkait penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) dalam rangka penanganan dampak Covid-19 di Kabupaten Minahasa.

Hal itu mendapat penjelasan dari Kadis Sosial Kabupaten Minahasa Royke Kaloh SH, dimana pihaknya mengacuh pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai dasar data pemberian bantuan sosial baik PKH, Sembako, KIP, KIS, dan bantuan sosial lainnya.

Dijelaskan, bahwa KPM PKH dan BPNT telah lebih dahulu menerima Bansos baik sesuai jumlah komponen maupun menerima Sembako tiap bulan dari 150.000 menjadi 200.000.

“Oleh sebab itu bansos/ jaring pengaman sosial yang diberikan dalam rangka Covid-19 diperuntukkan bagi non penerima PKH dan sembako (BPNT),” kata Kaloh, Jumat (10/4/2020).

Camat Pineleng Drs Jonly HS Wua MM
Camat Pineleng Drs Jonly HS Wua MM

 

Untuk itu, katanya Bansos ini dikhususkan bagi pekerja informal seperti ojek, sopir, kusir, tukang dan lain – lain serta bagi mereka yang masuk keluarga ODP dan PDP.

Sedangkan perubahan DTKS, yang berhak merubah adalah Hukum Tua dan Lurah melalui suatu proses musyawarah.

“Misalnya ada yang meninggal, data ganda atau bagi keluarga yang mampu dapat dikeluarkan dan diganti dengan keluarga miskin /tidak mampu dan diusulkan sesuai ketentuan. Mohon kiranya kita memaklumi,” ujar Kaloh.

Sementara itu, menanggapi keluhan warga di Desa Lotta terkait penerima Bansos Covid-19, Camat Pineleng Drs Jonly HS Jeffry Wua MM menjelaskan bahwa penerima Bansos bagi warga yang terdampak Covid-19 berjumlah 19 Kepala Keluarga.

“Jumlah ini merupakan data dari Pemkab Minahasa. Kami hanya mengambil Bansos di Wale Ne Tou dan transit di Kecamatan, kemudian Pemerintah Desa menandatangani dan mengambil untuk disalurkan di desa,” terang Camat Wua.

Camat Pineleng inipun menambahkan bahwa setiap penerima Bansos Covid-19 mendapat paket bahan natura seperti Beras 5 Kg, Telur Ayam 1 Baki, Minyak Goreng 1 Kg, Mie Instan 20 bungkus.

Sedangkan data penerima Bansos Covid-19 untuk wilayah Kecamatan Pineleng berjumlah 1.336 KK.

Hukumtua Desa Lotta, Ir Jhony Sumanti MT
Hukumtua Desa Lotta, Ir Jhony Sumanti MT

 

Hukumtua Desa Lotta Ir. Jhony Sumanti MT mengakui bahwa dalam daftar penerima Bansos Covid-19 tercantum dua warga yang sudah meninggal dunia.

“Kedua warga itu adalah mantan Hukumtua, namun yang menerima Bansos Covid-19 ini adalah anaknya. Apalagi kondisi mereka juga memang patut mendapat bantuan. Saya sudah jelaskan hal ini pada masyarakat saya,” ungkap Sumanti saat dihubungi MediaManado.com, Jumat (10/04/2020) sore.

Malahan, tambah Sumanti, dengan dana pribadi, dia pula telah membantu sebanyak 200 KK di Desa Lotta.

Dia berharap, masyarakat tidak perlu cemas, karena pemerintah tetap akan memberikan perhatian, terlebih bagi warga yang tidak mampu dalam menghadapi kondisi saat ini, Covid-19.

“Mari Torang ikuti imbauan pemerintah untuk patuh pada protokol kesehatan dan menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari wabah Virus Corona,” ajak Sumanti. (Terry)