Dilobi Gubernur Olly dan Panitia, Wapres Ma’ruf Amin Bersedia Hadiri Konas VI FKUB di Sulut

oleh
Wakil Presiden RI Prof KH Ma'ruf Amin saat menerima Gubernur Olly Dondokambey SE dan Panitia Pelaksana Konferensi Nasional FKUB VI tahun 2020 di Kantor Sekretariat Wapres, Selasa (10/03/2020) pagi

Loading

Wakil Presiden RI Prof KH Ma'ruf Amin saat menerima Gubernur Olly Dondokambey SE dan Panitia Pelaksana Konferensi Nasional FKUB VI tahun 2020 di Kantor Sekretariat Wapres, Selasa (10/03/2020) pagi
Wakil Presiden RI Prof KH Ma’ruf Amin saat menerima Gubernur Olly Dondokambey SE dan Panitia Pelaksana Konferensi Nasional FKUB VI tahun 2020 di Kantor Sekretariat Wapres, Selasa (10/03/2020) pagi

 

JAKARTA, MediaManado.com – Wakil Presiden RI Prof KH Ma’ruf Amin akhirnya bersedia datang menghadiri Pekan Kerukunan Internasional dan Konferensi Nasional FKUB VI tahun 2020 yang akan dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Utara pada tanggal 14 – 19 April 2020.

“Saya, Insya Allah akan hadir dalam Konferensi Nasional VI FKUB di Sulawesi Utara,” ucap Wapres Ma’ruf Amin kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Panitia Pelaksana yang melakukan audiensi bertempat di ruang Sekretariat Wakil Presiden, Selasa (10/03/2020) pagi.

Selain Gubernur Olly, hadir dalam pertemuan dengan Wapres Ma’ruf Amin yaitu Kaban Kesbangpol Provinsi Sulut Evans Steven Liow S.Sos  dan jajarannya, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Plt. Kaban Diklat Kemenag, Kapus Kerukunan Umat Beragama Kemenag, Ketua Umum Asosiasi FKUB, Ida Panglesir bersama Sekjen dan Pengurus Asosiasi.

Dalam pertemuan penuh kekeluargaan itu, Ma’ruf Amin mengapresiasi peran FKUB dalam mengawal kerukunan di Indonesia.

IKLAN BAWASLU
IKLAN BAWASLU

 

“Saya ikut berbahagia karena FKUB di gagas dalam rangka mengawal kerukunan bersama dengan terbitnya PBM (Peraturan Bersama Menteri Agama dan Mendagri) No. 9 dan 8 Tahun 2006, dan rupanya menjadi salah satu pranata dalam mengawal kerukunan umat beragama di Indonesia,” ungkap Wapres Ma’ruf Amin.

Karena yang diketahui bahwa selama ini yang mengawal kerukunan umat beragama yaitu Majelis Majelis Agama Pusat dan Daerah dan FKUB di daerah.

“Saya cukup berbahagia bahwa FKUB bukan sekedar menjaga kerukunan umat beragama, tetapi mampu ikut serta menyelesaikan konflik Pilkada,” ujar Ma’ruf Amin.

Dia menilai, memang tidak mudah untuk mengawal kerukunan umat beragama, sehingga dia mendorong, agar FKUB diberi anggaran yang cukup di daerah.

“Saya merupakan salah satu perumus PBM 9 dan 8 Tahun 2006 mewakilinya dari MUI sehingga saya tahu persis terkait substansi PBM karena PBM merupakan kesepakatan Majelis-majelis Agama yang ditetapkan oleh Pemerintah,” ujar Ma’ruf Amin.

IMG-20200310-WA0027

 

Dijelaskan, perumusan FKUB dilakukan dalam waktu yang cukup lama yang melibatkan semua Majelis-Majelis Agama, sehingga perumusannya betul betul mempertimbangkan segala aspek dalam rangka menjaga kerukunan umat beragama.

“Selama ini saya sudah melakukan pertemuan dengan FKUB di 30 Provinsi, dan saya melihat bahwa FKUB terbukti bisa mengawal kerukunan umat beragama di daerah. Saya mengerti FKUB bahwa saat ini FKUB hanya di tingkat daerah, namun ada keinginan FKUB untuk dibentuk di Pusat. Hal ini akan kita pikirkan karena selama ini persoalan kerukunan umat beragama tingkat nasional di selesaikan oleh Majelis-majelis Agama tingkat pusat,” jelasnya.

Selain itu, Wapres Ma’ruf Amin menyampaikan kalau bisa peran FKUB bisa masuk ke tingkat global (dunia) karena masih banyak permasalahan Kerukunan Umat Beragama tingkat dunia.

“Dan saya menginginkan kita bisa mengundang tokoh-tokoh tingkat dunia untuk dapat hadir dalam kegiatan kerukunan umat beragama di Indonesia. Kita pahami bahwa penyelesaian persoalan masalah tidak hanya dapat diselesaikan dengan pendekatan militer, harusnya kalau bisa dilakukan dengan pendekatan Agama,” terangnya.

Bagi Ma’ruf Amin, model kerukunan umat beragama di Indonesia bisa menjadi contoh di dunia karena masyarakat mempunyai kesepakatan dalam kehidupan berbangsa dan mempunyai forum yaitu FKUB.

” Saya memiliki keinginan agar kita dapat sebarkan ke dunia, agar ada Forum-forum kerukunan di tiap-tiap negara seperti yang ada di Indonesia. Saya akan membicarakannya kepada Presiden agar ada FKUB tingkat Nasional,” imbuh Wapres.

IMG-20200310-WA0029

 

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE melaporkan kepada Wapres Ma’ruf Amin bahwa Provinsi Sulawesi Utara secara rutin setiap tahun menyelenggarakan Pekan Kerukunan.

“Dan dua tahun yang lalu, kami melaksanakan pekan Kerukunan Internasional digabung dengan Perayaan Hari Paskah dengan mengundang tokoh-tokoh agama dari luar negeri,” kata Gubernur Olly di hadapan Wapres.

Gubernur Olly menambahkan bahwa untuk tahun 2020, Provinsi Sulawesi Utara akan menyelenggarakan Pekan Kerukunan Internasional juga.

“Selain digabungkan dengan Perayaan Hari Paskah, disertakan juga dengan kegiatan Konferensi Nasional Asosiasi FKUB dan mengharapkan kehadiran Bapak Wapres untuk membuka acaranya,” pinta Gubernur Olly.

Sementara Ida Panglesir selaku Ketum Asosiasi FKUB Indonesia mengharapkan arahan dan petunjuk Wapres Ma’ruf Amin, agar FKUB lebih meningkat lagi dalam perannya dalam menjaga kerukunan umat beragama.

“Kami meminta petunjuk dan arahan agar pelaksanaan pekan Kerukunan Internasional dan Konferensi Nasional Asosiasi FKUB se- Indonesia di Manado dapat berjalan dengan lancar,” sebut Panglesir. (Ferry)