MANADO, Mediamanado.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengawali kalender kerja tahun 2026 dengan menggelar Rapat Paripurna krusial pada Selasa (6/01/2026).
Rapat ini menjadi momentum penting dalam mengevaluasi capaian tahun sebelumnya sekaligus memetakan arah kebijakan legislatif untuk satu tahun kedepan.
Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut, dr. Fransiskus Andi Silangen, Sp.B. KBD, didampingi para Wakil Ketua, Royke Anter dan Stella Runtuwene.
Adapun sejumlah agenda utama yang menjadi fokus pembahasan dalam rapat Paripurna ini, yakni; Penyampaian Laporan Kinerja Alat Kelengkapan Dewan (AKD) sepanjang tahun 2025, Penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2025. Dan Pembukaan Masa Persidangan Kedua Tahun 2026 secara resmi.
Fransiskus Silangen menegaskan bahwa laporan kinerja AKD merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas lembaga legislatif kepada publik.
“Laporan ini menyajikan capaian berbagai unit kerja dalam mendukung fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran. Kita ingin memastikan setiap kebijakan yang lahir dari gedung ini benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tegas Silangen.
Soroti Infrastruktur hingga Kesejahteraan Petani
Momen yang paling dinantikan adalah penyampaian hasil reses oleh setiap perwakilan Daerah Pemilihan (Dapil).
Berdasarkan rangkuman laporan yang masuk, aspirasi masyarakat Sulut masih didominasi oleh isu-isu fundamental.
Adapun beberapa poin yang disuarakan oleh Masyarakat meliputi Infrastruktur yakni percepatan perbaikan jalan provinsi dan pembangunan fasilitas umum di wilayah pelosok. Sektor Ekonomi yakni, permintaan bantuan alat tangkap bagi nelayan, ketersediaan pupuk bagi petani, serta dukungan modal dan pelatihan bagi pelaku UMKM. Serta Pelayanan Dasar yakni, Peningkatan mutu pelayanan di rumah sakit daerah serta pemerataan fasilitas pendidikan.
”Laporan reses ini adalah suara murni rakyat. Anggota DPRD telah turun langsung ke lapangan untuk mendengar keluh kesah masyarakat, dan tugas kami selanjutnya adalah mengawal aspirasi ini agar terealisasi dalam program kerja pemerintah,” tambah Silangen.
Turut hadir dalam rapat tersebut, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, yang memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para legislator.
Menurutnya, konsistensi DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan sangat membantu pemerintah dalam menjaga ritme pembangunan.
”Pemerintah Provinsi mengapresiasi kinerja DPRD yang semakin progresif. Sinergi dan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif adalah kunci utama dalam membangun Sulawesi Utara yang lebih maju, hebat, dan sejahtera di masa depan,” ujar Mailangkay saat memberikan sambutan.
(DM)





