MANADO, Mediamanado.com – Jumat (23/4/2021),DPRD Sulut menggelar rapat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Sulut Tahun 2020 di Ruang Paripurna DPRD Sulut bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulut.
Saat berjalannya rapat salah satu anggota Panitia Khusus (Pansus), Agustien Kambey mempertanyakan proses realisasi dana lansia. Pemeliharaan kesehatan bagi lanjut usia (lansia) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) telan dana Rp1,3 miliar lebih.
Hal ini dilontarkan anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Sulut Tahun 2020, Agustien Kambey. Ia mengatakan, dari hasil laporan Dinkes Sulut disiapkan dana pemeliharaan kesehatan bagi lansia sebesar Rp 1,3 miliar lebih.
“Saya membaca di laporan ini ada program pelayanan lansia. Pertama, dana terkait Jambore lansia Rp 300 Juta. Kedua, pemeliharaan kesehatan bagi lansia Rp 1,3 miliar lebih. Yang saya ingin pertanyakan apakah kegiatan ini dilaksanakan untuk Sulut,” kata politisi PDIP ini.
Ia menambahkan, laporan kegiatan Jambore yang dilaksanakan Dinas Kesehatan tidak diketahui lokasi pelaksanaannya.
“Kalau itu dilaksanakan untuk Sulut berarti sampai di 15 kabupaten dan kota, jadi Jamborenya dilaksanakan di mana. Saya ini pengurus lansia di Manado, tidak pernah mendengar Jambore ini dilaksanakan di mana,” ungkap legislator daerah pemilihan (Dapil) kota Manado.
“Karena saya lansia, tidak pernah merasakan fasilitas kesehatan untuk lansia,” sambungnya.
(Dian M)






