Empat Pulau Terima Kado Natal Listrik 24 Jam Penuh

oleh

Loading

 

MANADO, MediaManado.com – Gubernur Yulius Selvanus SE memberikan kado Natal bagi masyarakat di empat pulau, yang selama ini belum menikmati penerangan listrik selama 24 jam penuh.

Keempat pulau yang mendapat kado Natal penerbangan listrik itu, yakni pulau Mantehage dan pulau Naik di Minahasa Utara dan pulau Kakorotan di Kabupaten Kepulauan Talaud dan pulau Buhias di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

“Kita berharap Sulut bebas dari kegelapan. Menjelang Hari Raya Natal, listrik di empat pulau ini, menyala,” kata Gubernur Yulius Selvanus SE di sela-sela Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Bencana serta Peningkatan Aktivitas Masyarakat Menjelang Natal dan Tahun Baru bertempat di Wisma Negara Bumi Beringin Manado, Kamis (04/12/2025) kemarin.

Pernyataan Gubernur Yulius Selvanus ini selaras dengan program ‘Sulut Terang’, sebuah langkah strategis guna pemerataan energi hingga ke wilayah terluar di Provinsi Sulawesi Utara.

“Semua ini kita lakukan untuk kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat Sulut,” tandas Gubernur Yulius Selvanus.

Sementara itu, Bupati Minahasa Utara, Bupati Talaud dan Bupati Sitaro atas nama masyarakat di pulau pulau tersebut menyampaikan terima kasih atas kepedulian Gubernur Yulius Selvanus.

Capaian Gubernur Yulius Selvanus ini, tidak lepas juga dari sinergitas yang kuat antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi Sulut di bawah arahan langsung Gubernur Yulius Selvanus.

Selain itu, hal ini menunjukkan keseriusan dan perhatian Gubernur Yulius Selvanus dalam mewujudkan pembangunan inklusif, terutama bagi masyarakat kepulauan yang selama bertahun-tahun menunggu akses listrik penuh.

Masyarakat di empat pulau tersebut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Yulius Selvanus.

“Kehadiran listrik 24 jam menjadi kado Natal luar biasa bagi kami masyarakat di empat pulau, yang selama ini hanya menikmati pasokan listrik pada waktu terbatas,” ungkap mereka.

Disatu sisi, pemerintah menilai hadirnya listrik 24 jam tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, mendukung aktivitas pendidikan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat kepulauan.

Tentunya, implementasi program ini diharapkan menjadi tonggak penting percepatan pembangunan di daerah kepulauan dan memperkuat pemerataan layanan dasar di seluruh wilayah Sulawesi Utara. (Ferry)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *