MANADO, Mediamanado.com – Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyampaikan sejumlah catatan dan masukan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulut Tahun Anggaran 2027.
Pandangan umum Fraksi Demokrat tersebut disampaikan oleh Angelina Regina Wenas, SE dalam rapat paripurna DPRD Sulut, Senin (21/9/2026).
Dalam penyampaiannya, Angelina mengatakan Fraksi Demokrat mengapresiasi komitmen Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mayangkai dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memenuhi amanah masyarakat.
Fraksi Demokrat berharap seluruh program prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan pada 2027 benar-benar dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan.
“Fraksi Partai Demokrat mengharapkan agar program prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang akan dilaksanakan pada tahun 2027 dapat mengakomodasi dan menjawab kebutuhan masyarakat Sulawesi Utara,” ujar Angelina.
Fraksi Demokrat juga menekankan pentingnya peran Sekretariat Daerah dalam mengawal seluruh rencana dan program kerja Pemerintah Daerah agar pelaksanaannya berjalan sesuai visi dan misi Gubernur serta Wakil Gubernur.
Menurut Angelina, setiap pembahasan di DPRD perlu dilakukan secara serius dan tidak terburu-buru. Karena itu, seluruh perangkat daerah maupun mitra kerja diminta menyiapkan materi pembahasan secara matang serta memberikan waktu yang cukup dalam proses pembahasan.
“Anggaran, program, serta kegiatan di tahun 2027 semuanya harus diarahkan untuk kepentingan rakyat Sulawesi Utara,” tegasnya.
Fraksi Demokrat turut mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam mendorong Sulut semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Namun, Fraksi Demokrat meminta agar kegiatan yang bersifat seremonial dapat dievaluasi kembali sehingga anggaran lebih diarahkan pada program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Selain itu, Fraksi Demokrat mendorong pemerintah untuk menjaga stabilitas harga komoditas unggulan Sulut, seperti kopra, pala, cengkih, serta berbagai produk pertanian lainnya agar tetap berada pada tingkat yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani.
Fraksi Demokrat juga meminta pemerataan anggaran dan pembangunan di berbagai sektor, khususnya sektor-sektor yang dapat menjadi penggerak perekonomian masyarakat.
Perhatian terhadap Generasi Muda
Dalam bidang kepemudaan, Fraksi Demokrat mendorong pemerintah memberikan perhatian lebih serius terhadap program pembangunan generasi muda.
Menurut Fraksi Demokrat, pembangunan kepemudaan memiliki keterkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kehidupan sosial masyarakat.
Fraksi Demokrat juga meminta Dinas Pendidikan lebih fokus dalam pembinaan karakter siswa serta pengembangan kualitas generasi muda. Program pendidikan, menurut Fraksi Demokrat, harus mampu memberikan dampak positif bagi masa depan Sulawesi Utara.
Terkait bantuan pemerintah provinsi kepada masyarakat di Kabupaten/Kota, Fraksi Demokrat mengimbau pemerintah untuk mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai program bantuan.
Angelina mengatakan, masyarakat terkadang menghadapi kendala karena adanya perbedaan kepentingan maupun mekanisme antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.
Soroti Penyerapan Anggaran Fraksi Demokrat juga menyoroti pencapaian penyerapan anggaran pada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), terutama SKPD yang memiliki alokasi anggaran cukup besar.
Menurut Fraksi Demokrat, penyerapan anggaran harus menjadi perhatian penting pemerintah agar program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat terlaksana secara optimal.
“Fraksi Partai Demokrat mengingatkan pemerintah untuk melakukan evaluasi sejauh mana penerapan program memberikan pengaruh kepada masyarakat,” kata Angelina.
Evaluasi tersebut, lanjutnya, perlu mencakup berbagai bidang pelayanan publik, antara lain pelayanan kesehatan, kualitas pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kerohanian, serta pelayanan sosial.
Pada bagian akhir penyampaiannya, Fraksi Demokrat berharap seluruh program yang nantinya tertuang dalam APBD Sulut Tahun Anggaran 2027 dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan perekonomian masyarakat sekaligus membantu menekan tingkat kemiskinan di Sulawesi Utara.
(DM)





