Groundbreaking Terminal Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Gubernur Olly : Jika Dipercepat, Kita Lebih Siap Jadi Tuan Rumah G20

oleh
Penekanan tombol Groundbreaking Perluasan Terminal Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado

Loading

Gubernur Olly Dondokambey SE saat membawakan sambutan pada acara Groundbreaking Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Senin (09/03/2020) pagi
Gubernur Olly Dondokambey SE saat membawakan sambutan pada acara Groundbreaking Perluasan Terminal Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Senin (09/03/2020) pagi

 

MANADO, MediaManado.com – Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE minta agar PT Adhi Karya dapat mempercepat pengerjaan proyek Perluasan Terminal Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado dalam rangka menyambut perhelatan internasional G20 di Indonesia pada tahun 2023 mendatang.

“Makanya, kalau perluasan Terminal Bandara ini dapat dipercepat, maka Sulut jauh lebih siap sebagai tuan rumah G20 daripada Labuan Bajo,” ujar Gubernur Olly saat Groundbreaking Perluasan Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Senin (09/03/2020) pagi.

Menurut Gubernur Olly pengerjaan Perluasan Terminal Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado menjadi harapan masyarakat Sulut agar berbagai perhelatan internasional dapat ditunjang dengan ketersediaan sarana dan prasarana bandara bertaraf internasional.

Untuk itu, Orang Nomor Satu di Bumi Nyiur Melambai Provinsi Sulawesi Utara ini berharap sebelum bulan Oktober 2020 ini, proyek berskala nasional inipun sudah selesai dibangun.

Penekanan tombol Groundbreaking Perluasan Terminal Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado
Penekanan tombol Groundbreaking Perluasan Terminal Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado

“Saya optimis, PT Adhi Karya dapat  mempercepat pengerjaan Perluasan Terminal Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado ini, sebelum Oktober 2020,” kata Gubernur Olly.

Selain itu, tambah Gubernur Olly, bilamana Perluasan Bandara ini sudah selesai dibangun, justru akan semakin mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik ke Sulut. Bahkan akan memberikan nilai tambah yang besar pada pertumbuhan ekonomi Sulut.

Dia pun mencontohkan bahwa sekalipun Sulut ikut terdampak arus kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya turis China akibat kasus Virus Corona, tapi kunjungan turis domestik masih tetap ada.

“Meskipun akibat Virus Corona, dan kunjungan turis China sudah kita hentikan sejak tanggal 21 Februari lalu, tetapi tingkat kunjungan ke Sulut, masih tetap bergairah. Hanya sekian persen saja berkurang,” ucap Gubernur Olly.

Gubernur Olly pun mengapresiasi GM Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi, Minggus Gandeguai yang dinilai cekatan mengantisipasi Virus Corona dari setiap rute penerbangan yang masuk melalui pintu Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado.

Area Perluasan Terminal Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado
Area Perluasan Terminal Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado

“Pak GM Bandara Sam Ratulangi, sangat tanggap dalam menangani bandara, yang mengacu pada prosedur tetap. Kinerja Pak GM sangat baik, menyusul penutupan pintu penerbangan untuk turis China,” ungkap Gubernur Olly.

Sementara Direktur Teknik AP I Lukman F Laisa menuturkan bahwa Luas Terminal Bandara Internasional Sam Ratulangi akan menjadi 57.296 M2 dari sebelumnya 26.481 M2, setelah dilakukan exsisting.

Sehingga peningkatan kapasitas penumpang dari kondisi exsisting yang hanya mampu menampung 2,6 juta pax per tahun akan menjadi 5,7 juta pax per tahun.

Selain itu, bandara ini akan dilengkapi fasilitas modern fix bridge jadi 5 unit plus 350  parkir menjadi 650 untuk roda empat dan 700-an roda dua.

Direktur Operasional I PT Adhi Karya, Budhi Sadewa Sadhiro mengapresiasi Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado.

Dia berterimakasih atas kepercayaan Aangkasa Pura 1 kepada PT Adhi Karya untuk mengerjakan proyek monumental ini.

FB_IMG_1583730265923_640x426

Sadhiro optimis dapat menyelesaikan pekerjaan Perluasan Terminal Bandara ini tepat waktu pada 27 Oktober 2020 nanti, sehingga dapat dimanfaatkan pada liburan Natal Desember 2020.

Dia menambahkan bahwa bandara kebanggaan masyarakat Sulut ini akan dihiasi ornamen budaya lokal diantaranya Minahasa.

“Supaya kalau orang datang, dia merasa benar-benar datang di Sulut. Apalagi dengan digelarnya berbagai iven nasional dan internasional, maka hal itu akan melambungkan citra Sulawesi Utara,” ujar Sadhiro.

Pada kesempatan yang sama, GM Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi, Minggus Gandeguai pada Desember nanti, bandara ini akan tampil dengan wajah baru.

“Pada Desember nanti bandara telah dapat digunakan para pengguna jasa, khususnya masyarakat Sulut. Untuk itu, kami mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Sulut, agar proyek perluasan ini dapat berjalan dengan lancar dan selesai sesuai target yang telah ditetapkan, sehingga menjadi Hadiah Natal bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara. Kami mohon maaf jika selama proses pembangunan nantinya akan mengakibatkan kekurangnyamanan. Namun kami berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pengguna jasa,” tutup Minggu.

Groundbreaking ini dihadiri jajaran PT Adhi Karya (Persero) Tbk selaku pelaksana proyek, PT Penta Rekayasa selaku Konsultan Perencana, PT Artefak Arkindo selaku Konsultan Manajemen Konstruksi serta seluruh jajaran pejabat Bandara Sam Ratulangi Manado dan undangan. (Ferry)