Gubernur Olly Apresiasi Inovasi Tiga Layanan Digital Baru Milik Pemprov Sulut

oleh

Loading

DSC09336 (1)_640x426

 

MANADO, MediaManado.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE memberi apresiasi terhadap memberikan apresiasi kepada Pejabat Administrator dan Pengawas Pemprov Sulut yang telah berinovasi dan mengembangkan Unit Layanan berbasis digital di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Hal itu disampaikan Gubernur Olly melalui Asisten III Asiano Gemmy Kawatu SE MSi saat melakukan Soft Launching Proyek Perubahan ULA KRING, GBUla, dan ULA BOOST, di Ruang C.J. Rantung Kantor Gubernur Sulut, Jumat (17/9/2021).

Soft launching unit layanan berbasis teknologi digital ini diselenggarakan Biro Umum Setda Prov. Sulut yang dibuatl Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I Tahun 2021.

“Momentum ini menjadi kebanggaan kita semua, bagi Pemprov Sulut, karena secara serentak 3 (tiga) buah inovasi proyek perubahan diperkenalkan secara bersamaan,” kutip Kawatu dalam sambutan Gubernur Sulut.

Inovasi-inovasi tersebut menjadi pelengkap upaya bersama dalam mempermudah dan mempercepat pelayanan administrasi publik di lingkup Pemprov Sulut, sehingga menciptakan pelayanan yang efektif, efisien, ekonomis, mudah dan transparan.

“Saya berharap, kiranya ketiga inovasi ini akan secara konsisten dilakukan dan berkelanjutan. Agar dapat berperan meningkatkan kualitas pelayanan publik dan turut mendukung visi Sulut, Maju dan Sejahtera sebagai pintu gerbang Indonesia ke Asia Pasifik,” pesan Gubernur Olly.

Dalam kesempatan, Asisten III juga memberikan apresiasi kepada BPSDM yang memaksa para peserta untuk siap berinovasi, mengaplikasikan proyek perubahan dari pelatihan PIM.

Untuk itu dirinya berharap agar peserta PIM dapat mengaplikasikan proyek perubahan ini dan berkesinambungan mengoperasikan aplikasi ini demi kebaikan bersama.

Selanjutnya, terkait dengan Road Map ASN 2024, ASN melek IT.
“Kita tidak bisa melawan kemajuan. Kita harus bisa berkawan dengan kemajuan, agar kita tidak ditinggalkan oleh kemajuan itu sendiri,” ungkapnya.

Olehnya dibutuhkan kecepatan, ketepatan dan presisi yang harus dilakukan.

“Menjadikan digitalisasi dalam proses pemerintahan itu sebagai sesuatu yang harus dilakukan dalam menghadapi perkembangan zaman,” tandasnya.

Sebelumnya, Karo Umum Clay Dondokambey selaku Mentor, dalam laporannya memberikan apresiasi kepada para project leader atas inovasi yang diciptakan untuk menjawab tantangan, menghadapi era industri 4.0.

“Launching ini bukan semata persyaratan dalam menempuh pendidikan PIM, tapi juga untuk menjawab tantangan kerja dan pemenuhan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi kemajuan daerah,” ucapnya.

“Ini juga merupakan wujud sinergitas dari segenap komponen yang ada di Biro Umum,” sambungnya.

Pada soft launching ini, secara berurut peserta PKA dan PKP mempresentasikan aplikasi masing-masing.

Pertama, ULA KRING (Unit Layanan Administrasi Konektivitas Jejaring) yang dibuat oleh Kabag. Tata Usaha, Biro Umum Setda Prov, Alfrets Owu.

Aplikasi ini merupakan layanan administrasi dengan menerapkan tanda tangan dan paraf elektronik yang telah melalui proses Balai Sertifikasi Elektronik/ Badan Siber dan Sandi Negara (Bsre/BSSN), serta layanan disposisi secara digital yang terintegrasi dan terkoneksi ke semua unit kerja di Pemprov. Sulut.

Kedua, GBU (Guest Book Ula) yang dibuat oleh Kabag. Rumah Tangga, Biro Umum Setda Prov, Ni Luh Putu Ani Cahyani.

Aplikasi ini merupakan digitalisasi buku tamu dengan menerapkan Scan QR Code bagi tamu/Undangan pada suatu kegiatan, yang dilakukan secara mandiri dengan menggunakan Smartphone.

Ketiga, ULA BOOST (Unit Layanan Administrasi Building Operational Online System of Rent) yang dibuat oleh Kasubag. Penggunaan, Pengamanan dan Pemeliharaan Aset, Biro Umum Setda Prov, Aset Rezha Ekasaputra Jonas.

Aplikasi ini merupakan layanan administrasi berbasis aplikasi dengan maksud memberikan kemudahan akses kepada semua orang terkait pemanfaatan gedung/kantor.

Peluncuran ini disaksikan langsung Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Daerah Prov. Sulut dan Kepala Biro Umum Setda Prov. Sulut.

Turut hadir secara virtual, seluruh Sekretaris Perangkat Daerah dan pejabat yang menangani Ketatausahaan di lingkup Pemprov Sulut. (Ferry/*)