MANADO, MediaManado.com – Memasuki Minggu pertama di Bulan Desember 2025, harga kebutuhan pokok masyarakat di Sulawesi Utara, terbilang masih relatif stabil. Gejolak harga pada sejumlah bahan pokok, belum terjadi.
Wakil Gubernur Dr Victor Mailangkay SH MH mengatakan, harga kebutuhan pokok saat ini harus terjaga, agar tidak berdampak pada inflasi.
“Pemprov Sulut terus menjaga agar tidak terjadi kenaikan harga secara signifikan dengan melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah titik,” kata Wagub Mailangkay di Kantor Gubernur, Jumat (05/12/2025) kemarin.
GPM ini tidak saja dilakukan oleh Pemprov Sulut, akan tetapi dilakukan Kabupaten dan Kota, sehingga dapat meredam kenaikan harga pada sejumlah bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat, terlebih dalam merayakan hari keagamaan.
“Kolaborasi lintas sektor, dan monitoring harga di seluruh daerah harus terjaga,” tandas Wagub Mailangkay.
Ia juga berharap pengawasan dan pemantauan terhadap harga dan stok bahan pokok terus dilakukan di daerah, termasuk kolaborasi lintas sektor juga perlu dilakukan.
Secara terpisah, Kadis Pangan Provinsi Sulut, Franky Tintingon menegaskan bahwa hingga saat ini, harga pangan masih stabil.
“Hingga kini, belum ada gejolak harga,” kata Kadis Pangan Tintingon.
Namun ia menegaskan bahwa harga kebutuhan pokok masyarakat tidak akan mengalami kenaikan signifikan, karena GPM terus dilakukan hingga ke Kabupaten/ Kota.
Kadis Pangan Tintingon memaparkan bahwa harga beras premium Rp 15.535 per kg, beras medium Rp 13.685 per kg, beras SPHP Rp 12.210 per kg, minyak goreng kemasan Rp 22.001 per kg, minyak goreng curah Rp 18.900 per kg.
Sedangkan harga bahan lain seperti gula pasir Rp 18.977 per kg, telur ayam ras Rp32.955 per kg, bawang merah Rp47.779 per kg, bawang putih Rp 40.894 per kg, cabai rawit merah Rp 31.424 per kg. (Ferry)





