Hasil Riset Jangan Hanya Menumpuk di Perpustakaan

oleh
Foto : Ilustrasi.

Loading

Foto : Ilustrasi.
Foto : Ilustrasi.

SOLO – MediaManado.com – Inovasi hasil riset para peneliti Indonesia sebenarnya tidak kalah saing dengan negara lain. Sayangnya, banyak periset nasional belum berani tampil maksimal.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pembangunan Kemristekdikti Dr. Muhammad Dimyati usai menjadi pembicara dalam Seminar “Meningkatkan Vitalitas Sosial Masyarakat Indonesia Pada Era Liberialisasi Ekonomi dan Politik”, di Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, belum lama ini.

Dimyati menyebut, sebagian peniliti masih ragu untuk mengenalkan hasil risetnya pada masyarakat luas. Akibatnya, banyak sekali hasil riset yang tersimpan saja, baik menjadi koleksi sendiri atau di perpustakaan.

“Seandainya hasil riset dikenalkan ke publik dan ada yang tertarik, pasti langsung disambar oleh pebisnis. Sebab penelitian mereka banyak yang memiliki potensi bisnis tinggi,” tutur Dimyati.

Sebab itulah, peneliti Indonesia harus berani keluar membeberkan hasil riset mereka. Peneliti, kata Dimyati, harus percaya diri bahwa hasil risetnya memiliki nilai jual tinggi jika dikemas dengan baik. Dimyati mencontohkan, di Jepang, kerupuk dikemas sedemikian menariknya sehingga laku luar biasa.

“Itu juga hasil penelitian. Yang terpenting bagi seorang peneliti, haruslah memiliki kepercayaan diri dengan hasil risetnya. Jika ada kesalahan, itu hal biasa dan dijadikan pembelajaran serta diperbaiki,” tukasnya.

EDITOR : INYO. R.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *