BITUNG, Mediamanado.com – Untuk memastikan keamanan dan kelancaran operasional Objek Vital Nasional (Obvitnas) Walikota Bitung Hengki Honandar dan Wakil Walikota Bitung Randito Maringka menyambangi PT. Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Bitung, Selasa (2/8/2025) pukul 15,12 Wita.
Untuk diketahui, PT Pertamina mengelola dan memiliki infrastruktur yang masuk kategori Objek Vital Nasional (Obvitnas), yang secara spesifik merujuk pada infrastruktur energi yang vital bagi hajat hidup orang banyak dan kepentingan negara. Keberadaan Obvitnas Pertamina diatur dalam peraturan, dan Pertamina bertanggung jawab untuk memastikan kelancaran dan keamanan operasionalnya, yang meliputi pelayanan energi seperti BBM dan LPG.
Pantauan Mediamanado.com, setibanya di PT. Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Bitung, Walikota dan Wakil Walikota Butng besama rombongan unsur Forkopimda ini disambut langsung oleh Manager PT. Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Bitung Muhammad Dody Iswanto didampingi Wakil Manager Bapak R. Budi Sulistyanto.
Di kesempatan itu, Walikota Bitung menyampaikan kunjungan ini untuk memastikan keamanan dan kelancaran operasional Ovitnas, pasca aksi demonstrasi 28-30 Agustus 2025 di Jakarta dan berbagai daerah lainya.
“Iya, tujuannya kedatangan kami ini untuk memastikan untuk memastikan keamanan dan kelancaran operasional objek vital nasional, yang merupakan bagian dari cipta kondisi (Cipkon) Pemerintah bersama TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Kota Bitung, apa saja kalau ada yang terjadi bisa langsung koordinasi denga unsur forkopimda Bitung,” ujar Honandar.
Walikota Bitung juga mengusulkan pelebaran lahan PT. Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Bitung yang menurut Walikota lahan pertamina Bitung masih terlalu kecil.
“Adakan pembelian lahan untuk pelebaran lahan Pertamina, dalam hal ini Pemerintah akan bantu ‘Relokasi’ penduduk ke lokasi baru yang layak. Intinya tujuanya, oprasional Pertamina akan lebih baik nanti sehingga proses pembuangan akhir bisa lebih teratasi,” kata Walikota.
Menyikapi apa yang disampaikan Walikota Bitung, Manager PT. Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Bitung Muhammad Dody Iswanto menyampaikan,”Terimakasih atas perhatian Walikota Bitung Wakil Walikota Bitung, juga unsur Forkopimda Bitung, serta para Anggota DPRD Bitung, atas kunjungannya. Dan usulan Walikota akan saya sampaikan,” singkat Manager PT. Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Bitung Muhammad Dody Iswanto.
Ditempat yang sama, Wakil Walikota Bitung Randito Maringka membahas terkait persoalan pengawasan kendaraan besar pelat luar daerah yang membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Kota Bitung sehingga berdampak kekurangannya BBM juga antrian panjang di Kota Bitung.
“Iya, terkait hal ini, ada oknum oknum yang menambah beberapa unit kendaraan luar untuk dijadikan bisnis di Kota Bitung. Nah, mungkin dengan fungsi sektoral ‘kerja sama atau kolaborasi antara berbagai sektor’ bisa mengamankan kendaraan yang memakai namanya namun sepenuhnya dikendalikan oknum tersebut. Kalau di Jawa Barat kendaran-kendaraan tersebut sudah dikenakan cars,” ujar Randito di depan unsur Forkopimda Bitung.
Hadir dalam kunjungan tersebut, Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, Dandim 1310/Bitung Letkol Czi Hanif Tupen, Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) VIII Bitung, Letkol Marinir Helmi Hamsyir, M.Tr. Opsla, Komandan Satrol Lantamal VIII yang baru Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits,E.D.,S.E., M.Tr Hanta.,CRMP, Ketua DPRD Kota Bitung Bivi Ganap di dampingi Anggota DPRD Bitung Josep Kotopo, Anggotia DPRD Bitung Hengky Tumangkeng, Aggota DPRD Bitung Cherry Mamesah, Anggota DPRD Bitung Melia Andriani Moesrin.






