
PADANG – MediaManado.com – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi, secara resmi menerima penyerahan kepemimpinan Asosiasi Lingkar Samudera Hindia (Indian Ocean Rim Association/ IORA) dari Australia untuk periode 2015 sampai 2017.
Penyerahan kepemimpinan itu diserahkan dalam pertemuan Dewan Menteri (Council of Minister/COM) IORA di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (24/10/2015).
“Kita berkumpul di sini hari ini untuk memanfaatkan berbagai peluang yang ada dan membahas kepentingan kita bersama di Samudera Hindia,” demikian disampaikan Menlu Retno dalam pidato pembukaannya seperti dilansir dari keterangan pers yang diterima Wartawan, Sabtu (24/10/2015).
Kepemimpinan Indonesia di IORA dalam dua tahun mendatang mengetengahkan tema “Perkuatan Kerja sama Maritim di Kawasan Samudera Hindia yang Damai dan Stabil,” yang dirasa penting bagi pemanfaatan sumber daya laut dan peningkatan kesejahteraan negara-negara anggota IORA.
Indonesia akan bekerja sama dengan Afrika Selatan (Afsel), sebagai Wakil Ketua IORA periode 2015-2017 dan seluruh anggota IORA untuk menindaklanjuti berbagai proyek dan inisiatif di bawah enam prioritas bidang kerja sama IORA.
Selain itu Indonesia juga menyampaikan beberapa inisiatif kerja sama baru yang ditujukan untuk peningkatan kapasitas negara-negara anggota IORA, seperti Business Innovative Center yang merupakan kerja sama pendidikan diplomat negara-negara anggota IORA dan Indian Ocean Dialogue ketiga
“Kerja sama di IORA telah memungkinkan kita untuk menggali sejumlah potensi dan meningkatkan kapasitas negara-negara di kawasan ,” tegas Menlu Retno.
Selama masa kepemimpinannya, Indonesia juga akan berusaha memperkuat kelembagaan IORA dan mendorong regionalisme di Samudera Hindia.
Usaha tersebut akan coba diwujudkan dengan pembentukan IORA Concord, yang rencananya dapat diadopsi pada ulang tahun IORA ke-20 yang jatuh pada Maret 2017. Indonesia juga berencana untuk mengadakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) IORA yang pertama pada tahun yang sama.
EDITOR : INYO. R.





