MANADO, MediaManado.com – Pemilukada sudah usai, namun tahapan selanjutnya ada di tangan KPU dan BAWASLU bersama jajaran yang harus dituntaskan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Para petarung yang kalah di arena politik Pilkada 2020 mengakui kemenangan rivalnya. Pengakuan di hadapan rakyat merupakan sikap bijak dalam berpolitik praktis.
Demikian disampaikan Ketua Umum Jaringan Anak Milenial (JAM) Sulut Hebat, Josua Liow, Senin (14/12/2020) malam.
Menurut Josua, pengakuan ini pertanda betapa matang dan dewasanya para kontestan dalam berdemokrasi, yang tentunya diharapkan menjadi budaya (sportif) dalam setiap pertandingan.
“Selain itu, bagi para kontestan yang menang diharapkan tidak berlama-lama larut dalam euforia kemenangan. Karena kemenangan ini adalah kemenangan rakyat yang sudah dewasa dalam memaknai demokrasi. Para kontestan yang menang sudah saatnya mempersiapkan diri untuk bekerja keras, melayani rakyat dan sejahterakan rakyat. Inilah yang patut dibanggakan, karena identitas dan tradisi politik ditunjukkan dalam setiap sikap politik yang jelas dan bertanggung jawab,” terang Josua.
Para kontestan yang menang saat hitungan cepat (quick count) dengan cepat juga diberitakan secara luas baik oleh media lokal maupun nasional. Merekapun bersyukur karena boleh meraih kemenangan.
“Untuk itu biarlah semangat ini terus terjaga untuk Sulut lebih harmonis yang akan mendorong daerah ini lebih aman, nyaman dan makin hebat terlebih makin meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Josua.
JAM Sulut Hebat bersama jaringannya di Kabupaten dan Kota serta generasi milenial berharap para Kepala Daerah Terpilih pada Pilkada Serentak 2020, akan tetap bersinergi dan terus memperhatikan masa depan seluruh kaum milenial di Sulut demi membangun generasi yang hebat, handal dan kompetitor kedepan. (Ferry)








