Kadis Pendidikan Minut Apresiasi In House Training di SDN Matungkas

oleh
POSE: Tampak Kadis Pendidikan Olfy Kalengkongan didampingi Pengawas bersama Kepsek Olly Kiolol foto bersama guru SDN Matungkas.

Loading

In House traning di SDN Matungkas, Senin (15/03/21) siang.
In House traning di SDN Matungkas, Senin (15/03/21) siang.

MINUT, Mediamanado – Pelaksanaan In House Traning (IHT) di Sekolah Dasar Negeri Matungkas diapresiasi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara Olfy Kalengkongan. Hal ini disampaikan Kadis saat memberikan pengarahan dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, meski ada kegiatan di luar daerah namun dirinya tetap menyempatkan waktu hadir. Sebagai pimpinan, dikatakan Kadis Olfy, ia memberikan apresiasi kepada kepala sekolah karena sudah melaksanakan IHT, RPP Sederhana dan KKG secara bersamaan meski diketahui, jika SDN Matungkas belum menerima dana BOS di tahap awal tahun 2021 ini.

POSE: Tampak Kadis Pendidikan Olfy Kalengkongan didampingi Pengawas bersama Kepsek Olly Kiolol foto bersama guru SDN Matungkas.
POSE: Tampak Kadis Pendidikan Olfy Kalengkongan didampingi Pengawas bersama Kepsek Olly Kiolol foto bersama guru SDN Matungkas.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi kepada kepala sekolah. Meski belum ada dana BOS untuk membiayai kegiatan namun sudah melaksanakan in house traning. Memang kegiatan ini penting untuk dilaksanakan dan diikuti oleh bapak dan ibu sebagai guru yang setiap hari berhadapan dengan anak didik, meski diketahui di situasi Covid ini belum ada tatapan langsung dalam kegiatan belajar. Dan kami berharap Pandemi ini segera berakhir.
Meski saat ini juga masih melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) namun jangan sampai kualitas pendidikan menurun,” tutup Kadis.
Screenshot_20210315-190519_Gallery
Kegiatan IHT, Assessment Nasional dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sederhana serta rapat Kelompok Kerja Guru (KKG) di Kecamatan Dimembe pada Senin 15 Maret 2021 yang dilaksanakan, diikuti oleh belasan guru di SDN Matungkas dan pemateri dibimbing langsung Koordinator Pengawas (Korwas) Bapak Hely Kondoy, bersama pengawas lainnya Ibu Agnes Tumbelaka dan Ibu Ketlin Ramba.

In House Training adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh sekolah dalam rangka meningkatkan kompetensi guru. IHT ini tentu saja sangat penting sebagai salah satu dari CPD (Continuous Proffesional Development) yang harus senantiasa dilakukan oleh guru untuk menjaga kualitas mereka.
Untuk asesmen adalah proses penilaian, pengumpulan informasi dan data secara komprehensif. Sedangkan Asesmen Nasional adalah pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah dan program kesetaraan jenjang dasar dan menengah. Singkatnya, Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah.
Jika mengacu pada Mendikbud, perbedaan assesment nasional dengan UN adalah bahwa Asesmen Nasional tidak lagi mengevaluasi capaian murid secara individu. Melainkan, yang dievaluasi pada assessment adalah pemetaan input, proses, dan hasil sistem pendidikan.

Menurut Kepala SDN Matungkas Olly Kiolol, tujuan kegiatan agar meningkatkan kompetensi dan optimalisasi peran guru, khususnya guru mata pelajaran, agar dapat menyajikan materi pelajaran kurikukulum dengan dengan baik dan benar.

“Tentunya, ini juga menumbuhkan komitmen profesional guru SDN Matungkas dalam meningkatkan penguasaan kurikulum dan penyusunan RPP, meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan dalam pengelolaan pembelajaran dan menyajikan materi pelajaran sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran sekolah. Sehingga, ujungnya mengaplikasikan hasil kegiatan kepada peserta didik dengan harapan dapat bermuara pada peningkatan mutu pendidikan,” tukas Kepsek.

Lebih lanjut, Kepsek Olly menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan yang sudah menghadiri kegiatan dan untuk pengawas yang telah memberikan materi.
“Tentunya kami haturkan terimakasih buat Kadis dalam sela tugas masih menyempatkan hadir. Dan untuk pemateri yang adalah pengawas, semoga bermanfaat produk materi yang diberikan kepada kami para guru di SDN Matungkas. Pelaksanaan IHT sengaja diadakan sebelum masuk hari efektif tahun ajaran baru agar ketika sudah memasuki tahun ajaran baru, guru sudah punya gambaran dan pedoman program yang dapat digunakan sebagai acuan dalam kegiatan pelaksanaan pembelajaran di SD Negeri Matungkas,” tutup Kepsek Olly Kiolol. (**)

Penulis: Sweidy Pongoh