JAWA BARAT, MediaManado.com – Ketua Gojukai Indonesia Komisariat Daerah SULUT, Andi M Iqbal Arief (Ex Officio) Kepala Kejaksaan Tinggi SULUT bersama M Roskanedi mantan kepala Kejaksaan Tinggi SULUT, memimpin dan menyaksikan langsung kegiatan kejuaraan Nasional Karate-Do Gojukai 2019, Sabtu (03/08/2019).
Kejuaraan ini memperebutkan Piala Bergilir Jan Darmadi ke-II, yang dilaksanakan di OSO Sport Center Bekasi Provinsi Jawa Barat mulai tanggal 3 – 4 Agustus 2019.
Kajati Sulut Andi Arief juga didampingi Asisten Intel (Stenley Yos Bukara SH), Asisten Pembinaan (A Syahril Harahap SH MH), Asdatun (Jurist P Sitepu SH MH) pejabat di Kejaksaan Tinggi Sulut bersama Ketua Dewan Guru Josis U Ngantung dan Sekretaris Dr Rooije RH Rumende SSi MKes dari Gojukai Indonesia KOMDA SULUT. Hadir juga bersama rombongan Sekretaris Pengurus Cabang Gojukai Indonesia, Cabang Manado Max Pua.
Kegiatan ini dimulai Sabtu, diawali dengan pertandingan yang dimulai pada pukul 08.30 WIB, selanjutnya pertandingan diskor untuk dilaksanakan pembukaan kegiatan, dan sesuai laporan Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, kegiatan ini diikuti oleh 645 peserta berasal dari propinsi-propinsi di Indonesia, dan jumlah kategori yang dipertandingkan sebanyak 99 kategori.
Pada acara prosesi pembukaan kegiatan, sebagaimana yang hadir di podium penghormatan, selain jajaran Pimpinan Gojukai KOMDA SULUT sebagaimana yang telah diuraikan di atas, hadir juga Sekretaris Jendral Pengurus Gojukai Bapak Hartomo, Ketua Dewan Guru Pengurus Besar Gojukai Indonesia Kyiosi Askun Prasetia, Sekretaris Jendral FORKI Bapak Riawan Sapta Odang hadir sekaligus membuka kegiatan, juga para tamu dan undangan laiinya.
Sulawesi Utara perlu berbangga, karena melalui kegiatan ini, pada acara pembukaan kegiatan, ada 5 pengurus Gojukai di Sulawesi Utara yang menerima gelar DAN KEHORMATAN dari Pengurus Besar Gojukai Indonesia, melalui Ketua Dewan Gurunya.
Mereka yang menerima gelar DAN Kehormatan adalah: 1 Bapak Andi M Iqbal Arief SH MH, 2 Bapak Stenley Y Bukara SH MH, 3 Jurist P Sitepu SH MH, 4 Bapak Maryono SH MH, dan 5 A Syahril Harahap SH MH.
Sebagai penerima gelar DAN KEHORMATAN, menurut Arief hal ini adalah pernghargaan sekaligus penghormatan yang diberikan kepada kami, yang tentunya hal ini akan diikuti dengan pembuktian pengembangan Gojukai di Provinsi Sulawesi Utara harus benar-benar nyata, di mana kedepan kami harus menghasilkan atlit atlit yang berprestasi dan terukur di Sulawesi Utara, didalamnya adalah atlit Gojukai.
Kami akan membuktikan hal ini, makanya berbagai kegiatan pengembangan atlit sedang kami lakukan, diantaranya hanya selang kurang lebih 5 bulan, kami pengurus Gojukai Indonesia KOMDA SULUT, telah berhasil melaksanakan serangkaian kegiatan, di antaranya kegiatan Open Tournament Karate-Do di Tomohon pada bulan April 2019, bahkan barusan bulan Juli 2019, kami melaksanakan kejuaraan Open Tournament Karate-Do yang dilaksanakan oleh Pengurus Cabang Gojukai Manado.
Dan awal bulan ini, kami hadir di sini pada kegiatan Kejuaraan Nasional Karate-Do Gojukai.
Semua ini kami lakukan sebagai pembuktian bahwa kami atau saya sebagai Ketua Umum Gojukai KOMDA SULUT serius dalam pengembangan Karate-Do di SULUT yang kita banggakan.
Demikian disampaikan Andi Arief yang didampingi jajaran pengurus yang hadir pada acara pembukaan.
Roskanedi juga berpendapat, sebagai mantan Ketua Umum Gojukai Indonesia KOMDA SULUT, saya yang baru digantikan pada bulan lalu, bersyukur dan berterima kasih karena pak Arief dapat membuktikan keseriusan untuk meneruskan visi saya saat sebagai Ketua Umum, berupaya Gojukai di SULUT pada khususnya dan Karate-Do di SULUT pada umumnya, senantiasa berkembang dan terukur.
Selanjutnya menurut Rumende, dari kategori yang dipertandingkan pada hari ini (Sabtu) sebagaimana Gojukai SULUT mengikuti 16 kategori yang dipertandingkan dari 99 kategori keseluruhan yang dipertandingkan.
Hasil sementara yang dicapai SULUT sebagai berikut:
1 emas atas nama Vanesa Cinta Muaya pada kategori kata perorangan kelas 44 kg.
2 perak dalam bentuk kategori kata beregu putra atasnama Indra Kjongian / Romario Watupongoh . Fratia Rundonuwu, bentuk kedua adalah kagori kata beregu putri diantaranya Sarah Rantung / Frederika Moningka / Elryca Mosal.
3 Perunggu diantaranya: komite putri mines 55 atas nama Sarah Rantung, Komite putra plus 84 atas nama Samuel Roeroe, dan kata perorangan kadek putra atasnama Gratia Rondonuwu.
Menurut Rumende, Minggu 4 Agustus 2019, masih ada yang akan dipertandingkan, dan Gojukai SULUT masih memiliki peluang untuk merebut medali.
“Kami berharap, perolehan medali akan menjadi kenyataan pada besok hari, mohon dukungan doa,” ungkap Rumende. (Ferry/ Penkumkejati)








