Kasus Pemakzulannya Presiden Dilma Rousseff Akan Bawa ke Sidang PBB

oleh
Presiden Brasil Dilma Rousseff. (Foto: Bidness ETC)

Loading

Presiden Brasil Dilma Rousseff. (Foto: Bidness ETC)
Presiden Brasil Dilma Rousseff. (Foto: Bidness ETC)

BRASILIA – MediaManado.com – Presiden Brasil Dilma Rousseff yang terdesak dilengserkan dalam sepekan ke depan menolak untuk menyerah dengan mudah. Ia pun berencana membawa kasus pemakzulannya ke sidang PBB di New York pada Jumat 22 April 2016.

“Ya, Presiden Rousseff berniat berangkat ke New York besok (Kamis 21 April 2016 waktu Brasil). Untuk itu, kami sudah membatalkan kunjungan ibu presiden ke Paris untuk menandatangani perjanjian perubahan iklim, yang juga dijadwalkan Jumat ini,” ungkap staf kepresidenan Brasil, seperti disadur dari The Guardian, Kamis (21/4/2016).

Menurut keterangan dari kedua stafnya, perempuan presiden pertama Negeri Samba itu lebih memilih menghadiri sidang PBB karena ia ingin membela dirinya di panggung internasional.

Rousseff ingin mengungkap kepada media internasional bahwa upaya pemakzulan yang dilakukan majelis rendah di negaranya merupakan hasil konspirasi semata. Termasuk kasus korupsi perusahaan minyak Petrobas dan pengadaan Olimpiade di Rio de Janeiro pada Agustus lalu, yang dituduhkan kepadanya, bukan seperti yang diberitakan. Melainkan hanya hasil manipulasi dari akuntan negara yang ingin menjatuhkan dirinya.

“Pelengseran saya didalangi oleh juru bicara majelis rendah Eduardo Cunha, yang sebelum ini sudah lebih dulu jadi tersangka kasus korupsi dan pencucian uang. Sekarang dia ingin balas dendam karena pemerintah saya tidak melindunginya dari sidang kode etik waktu itu,” tuding Rousseff.

Selain itu, ia juga menyebut Wakil Presiden Michel Temer andil dalam rencana penggulingannya dari kursi presiden. Seperti diketahui, jika Rousseff berhasil diturunkan dari jabatannya, otomatis tampuk kekuasaan akan jatuh ke tangan Temer.

EDITOR : INYO R.