MANADO, MediaManado.com – Instruksi Walikota Manado GSV Lumentut agar seluruh Kepala Lingkungan (Kaling) harus peka terhadap segala sesuatu yang terjadi di wikayahnya. Akan tetapi instruksi Walikota Lumentut rupanya, tak berlaku bagi Kepala Lingkungan 3 Tanjung Batu.
‘Kepala Lingkungan harus tahu batas wilayahnya, peka dengan semua kejadian yang terjadi di wilayah, Jangan tidur nyenyak,” tegas Walikota Manado.
Adapun, pada Lingkungan 3 Tanjung Batu Kecamatan Wanea, tepatnya di ruas jalan samping Toko Buku Imanuel menuju ke jalan 17 Agustus samping Kantor Kejati Sulut, terdapat pohon tumbang yang menutup ruas jalan itu.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (01/02/2020) pagi. Tentunya, atas kejadian tersebut kendaraan yang akan melintasi ruas jalan itu, terhalang oleh pohon tumbang tersebut.
Wargapun menghubungi Kepala Lingkungan 3, akan tetapi, bliau pun rak kunjung tiba di lokasi kejadian yang berada di wilayah kerjanya.
justru yang tiba di lokasi adalah Kepala Lingkungan 5 Jefry Lumentut, dan Kepaka Lingkungan 2 Christian Mokoginta.
Kedua Kepala Lingkungan inipun, tiba dan langsung mengambil tindakan bersama warga Lingkungan 3, untuk menyingkirkan pohon tumbang yang menutup ruas jalan tersebut.
Lurah Tanjung Batu Valentino Kadato dan Camat Wanea Mario Karundeng pun dengan sigap, merespon informasi warga, sehingga dua Kepala Lingkungan di atas, dengan cepat bergerak bersama warga.
Hingga usai, Kepala Lingkungan 3, tak pernah terlihat di lokasi. Lurah Tanjung Batu Valentino Kadato mengatakan, instruksi dari pimpinan dalam hal ini Camat Wanea, memang langsung disampaikan ke Kepala Lingkungan 3.
Akan tetapi, karena tidak ada tindakan lanjut, maka Lurah Valentino meminta agar Kepala Lingkungan 2 dan Kepala Lingkungan 5 bersama warga menyingkirkan pohon tumbang tersebut.
“Patut diapresiasi bagi kedua Kepala Lingkungan yang cepat bertindak bersama warga. Kejadian itu, sudah dilaporkan ke pimpinan,” ujar Lurah. (*)






