Kolaborasi Distanak-KNPI- Pemkab Minut; Marijo Ba Kobong Perkuat Sektor Pertanian

oleh

Loading

08-22-39-IMG-20220114-WA0064-768x431

 

MINUT, MediaManado.com – Program Operasi daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK), Dinas Pertanian dan Peternakan Daerah Provinsi Sulut bersama DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia Sulawesi (Sulut) menggelar gerakan tanam benih Jagung dan Panen Jagung bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut), di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Jumat (14/01/2022).

Gerakan Tanam Jagung ini merupakan program ODSK sektor Pertanian dalam upaya mensejahterakan masyarakat Bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara (Sulut) diprakarsai Ketua KNPI Sulut, Rio Dondokambey.

Penanaman Benih Jagung Hibrida Varietas JH37 Berbasis Korporasi bersama Ketua KNPI Sulut Rio Dondokambey, Bupati Minut Joune Ganda, Ketua KTNA Arly Dondokambey dan perwakilan TNI, serta Pj Sekdakab Minut Revino Dondokambey.

Ketua KNPI Sulut Rio Dondokambey mengatakan kegiatan ini merupakan kerjasama KNPI Sulut dalam upaya mendukung program ODSK di sektor pertanian.

“Pertanian ini kita harus dorong untuk kebutuhan sandang, pangan, papan. Makanan itu merupakan satu hal yang memang selalu dibutuhkan manusia. Seperti apa yang dikatakan pak Kadistanak tadi bahwa 80 persen petani itu kaum lansia. Siapa yang nanti akan bertani. Maka, dari itu KNPI bersama dengan Dinas Pertanian Sulut, kami merancang suatu kegiatan dimana, nantinya boleh bersama – sama pemuda untuk memperkenalkan lagi pertanian kepada generasi muda agar supaya tidak habis yang berpetani. Tapi, saya mau sampaikan disini untuk generasi muda kita harus berikan pendidikan bertani secara efektif,” Terang Rio.

Untuk generasi muda sendiri, tambah Rio, tentunya yang perlu kita berikan adalah pendidikan tentang bertani berbasis teknologi.

“Zaman sekarang ini bertani bisa dikontrol lewat komputer. Jadi, sebenarnya jika dilaksanakan dengan benar sistem pertanian itu sudah lebih bisa modern lagi. Dan pemuda- pemuda itu bisa tertarik dan terlibat dalam sistem tani ini. Untuk itu, kedepan saya bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketua KTNA akan duduk bersama-sama mendesain acara-acara untuk bisa sosialisasi lagi cara bertani secara efisien dan modern kepada generasi muda,” ungkapnya.

Ia berharap, kedepan pemerintah kabupaten/kota dapat mensupor kegiatan ini.

“Ini suatu hal yang perlu diapresiasi karena pak Bupati Joune Ganda boleh hadir disini. Sekali lagi kerjasama pemuda dengan pihak Distanakda Sulut dan pemerintah kabupaten/kota lainnya boleh berjalan dengan baik dalam rangka mendukung program pemerintah OD-SK di sektor pertanian. Pokoknya saya berkomitmen akan lebih aktif mengajak generasi muda untuk terlibat dalam dunia pertanian,” tandas Rio.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Daerah Provinsi Sulut Novly Wowiling menyampaikan bahwa program mari jo bakobong merupakan program yang digagas Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (ODSK).

“Program ini sudah berjalan selama empat tahun dalam masa kepemimpinan OD-SK. Masyarakat pun tahu bahwa dengan adanya perkembangan ekonomi Sulawesi Utara, sektor pertanian memberikan kontribusi yang positif. Ini di-drive oleh program marijo bakobong. Tentunya keberhasilan program ini diimplementasi juga di kabupaten, termasuk kabupaten Minahasa Utara (Minut) yang mendapat respon sangat kuat oleh Bupati Joune Ganda dan jajaran terkait di pemerintah Kabupaten Minut,” terangnya.

Program pencanangan marijo bakobong saat ini dilaksanakan di Kabupaten Minut yang diprakarsai KNPI Sulut.

“Ini merupakan dorongan langsung termasuk tentu amanat dari Ketua KNPI Sulut bung Rio Dondokambey. Membangun pertanian ini termasuk KNPI ada di dalam situ. Ini tentu sangat luar biasa dan sangat relevan dengan program yang digagas pak Gubernur Olly yakni marijo bakobong. Semoga implementasi ini nyata dan dirasakan di 15 kabupaten/kota. Tentu secara khusus dibatasi oleh kaum muda, dimana himpunan para pemuda itu ada di KNPI. Karena memang kekuatiran kami saat ini kurang lebih pelaku pertanian ada 80 persen adalah para lanjut usia. Sehingga sangat relevan dan strategis ketika gagasan KNIP bakobong bisa menyentuh para generasi muda,” tutup Wowiling. (Ferry/*)