BITUNG, Mediamanado.com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bitung menggelar rapat kerja dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung.
Rapat kerja itu dipimpin politisi PDI Perjuangan sebagai Ketua Komisi I DPRD Bitung, Nabsar Badoa, Jumat (29/05/2026).
“Hasil dari rapat kerja tadi adalah salah satunya terkait dana Bantuan Oprasional Siwa (BOS) laporan dana bos ini banyak sekolah terkendala dalam penyampaian laporannya. Nah ternyata setelah di telusuri ada beberapa sekolah tidak memiliki operator,” ujara Badoa.
Badoa menyampaikan, pihak kami Komisi 1 DPRD Kota Bitung dalam dekat ini akan langsung turun lokasi tiap Sekolah di Kota Bitung, tak lepas juga semua Sekolah SMA, SMKN , di Bitung walaupun itu kebijakan provinsi.
” Iya, kami akan mengecek semua Sekolah di Kota Bitung, tak lepas juga SMA, SMKN yang ada di Kota Bitung, walaupun itu kebijakan Provinsi tapi siswa dan siswinya kan anak-anak kita dari Kota Bitung bukan dari Provinsi,” tegas Badoa.
Lebih jauh Nabsar Badoa menjelaskan, tujuannya juga kami akan segera turun mengecek untuk mengecek kendalanya dan juga solusinya. Intinya penggunaan dan peruntukan dana BOS ini harus jelas.
“Kalau tidak ada operatornya, wajib Kepala Sekolah turun jadi Operator Sekolah, kan bisa,” jelasnya.
Rapat kerja Komisi I DPRD Kota Bitung dengan Dinas Pendidikan didampingi Imran Lakodi, Cherry Mamesah, Devie Barakati, Michael Walewangko, Edwin Podoh.





