Minut, MediaManado – Menunjang perekonomian di Kabupaten Minahasa Utara, maka akan dibangun Peternakan Ayam Modern pertama di Sulut oleh Koperasi Raewaya.
Peletakan batu pertama dilaksanakan di atas lahan dengan luas 30 hektare di desa Talawaan Kabupaten Minahasa Utara dan dilanjutkan dengan ibadah syukur pada Sabtu (5/10/2019).
Kegiatan ini dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Ketua DPRD Minahasa Utara Denny Lolong, CEO Raewaya Group Joune Ganda, dan Direktur Utama Bank Sulut Jefry Dendeng serta Kepala Dinas Koperasi UMKM Ronald Sorongan dan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Novly Wowiling.
Joune mengemukakan, pembangunan ini adalah langkah awal membangun industri peternakan modern yang bekerja sama dengan UMKM.
“Saya berharap dukungan dari BSG bisa mendapatkan hasil yang lebih baik. Dengan peternakan modern menjadi lebih efisien dan hasil lebih baik,” ujarnya.
Untuk diketahui, jenis ayam broiler yang akan diternak dengan sistem modern dalam kandang tertutup. Suhunya pun diatur sesuai kebutuhan meminimalisir gangguan dari luar.
Dengan cara ini ayam yang dipelihara dalam peternakan tertutup, sehingga memiliki bobot lebih gemuk 200 gram dari ayam yang diternakan dalam peternakan terbuka atau open house.
Ayam broiler juga, dipelihara dalam peternakan open house biasanya memiliki berat sekitar 2,3 kilogram setelah 35 hari. Sementara yang berada dalam close house bisa memiliki berat sekitar 2,5 kg dalam periode yang sama.(Viana Mundung)






