Koramil 1302-12/Belang Gelar Pisah Sambut, Dari Pelda Johnny F Runtuwene ke Letda Inf Jantje Marthen Wulur

oleh

Loading

IMG_20211101_205939

Mitra, MediaManado.com – Koramil 1302-12/Belang kini berganti kepemimpinan dari  Pelda, Johnny F Runtuwene kepada pejabat yang baru Letda inf Jantje Marthen Wulur. acara pisah sambut yang digelar di Koramil 12/Belang tersebut berjalan dengan penuh hikmah dan semangat, Senin (1/11/2021)

Mantan Danramil 12/Belang Pelda, Johnny Runtuwene kepada awak media mengatakan, serah terima jabatan telah terlaksana dan saat ini pisah sambut di koramil 12/Belang kami laksanakan.

” Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan terima kasih atas dukungan pihak kepolisian, pemerintah kecamatan, para hukum tua serta semua pihak telah membantu saya, selama bertugas kurang lebih 2 tahan 6 bulan di wilayah koramil 12/Belang,” ucapnya.

IMG_20211101_210052

Runtuwene pun mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas untuk pejabat yang baru, dengan harapan kiranya bisa melanjutkan tugas-tugas yang telah dikondisikan dengan tripika.

” Dalam organisasi TNI ini merupakan hal yang biasa. oleh karenanya, saya berharap pejabat yang baru bisa meneruskan apa yang telah saya laksanakan. dan bagi para anggota diharapkan agar mendukung pemimpin yang baru, laksanakan tugas dan tetap semangat,” ujar johnny Runtuwene.

Sementara itu, Lelda Inf Jantje Marthen Wulur, yang saat ini menjabat sebagai Danramil 1302-12/Belang kepada awak media menyampaikan, sembenarnya dirinya orang baru tapi stok lama, karena aslinya orang minahasa yang sebelumya menjabat Danramil di 1302-03/Kakas.

IMG_20211101_205901” Sebagai Danramil belang yang baru, maka sudah menjadi tugas dan tanggung jawab saya untuk meneruskan apa yang dibuat oleh mantan Danramil yang lalu, dengan menjalin sinergritas baik dengan kepolisian, kecamatan serta para hukum tua yang ada di belang,” ugkapnya.

Ia menjelaskan, dalam melanjutkan tugas ini, yang perlu saya sampaikan dimana ada kedamaian sudah pasti tentu itu sudah berbuat baik.

” jika tidak ada kedamaian berarti belum berhasil, dalam arti perlakuannya tidak baik. untuk itu kedepan saya akan melakukan tugas dengan prisnsip saya yakni : berpikir, berbicara, berbuat, berdoa dan pasti terima berkat. untuk itu, mari berbuat jangan hanya berbicara,” tutup singkat Jantje Marthen Wulur.

(Alfian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *