Kunker di Mitra, Ketua DPRD Sulut Sampaikan Hal Ini

oleh

Loading

IMG-20210129-WA0178

 

MITRA, MediaManado.com – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dr Fransiskus Andi Silangen melakukan kunjungan kerja di Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra), Jumat (29/01/2021).

Kedatangan Ketua DPRD Sulut inipun disambut Bupati James Sumendap SH di Kantor Pemkab Mitra.

Adapun maksud Kunker ini dalam rangka mengetahui program Pemerintah Pusat mengenai penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan penanganan Covid-19 di Mitra.

“Tujuan ke Mitra ini, adalah kita ingin mengetahui program pemerintah pusat mengenai P3K. Dengan perjanjian kontrak. Ternyata kita dapat di sini bahwa Kabupaten Mitra sesuai penjelasan pak Bupati James Sumendap SH tadi, tidak mengusulkan dikarenakan penanganan kepegawaian di Kabupaten Mitra sudah cukup, dan bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Sehingga alokasi P3K sendiri tidak diusulkan ke pusat,” ucap Silangen yang didampingi Vonni Paat.

Terkait penanganan Covid-19 di Mitra, Silangen memuji pemerintahan di Mitra. Menurut Silangen, Mitra bisa menjadi contoh bagi daerah yang lain di Provinsi Sulut.

“Mengenai penanganan Covid-19 di Kabupaten Mitra ini bisa menjadi contoh bagi daerah yang lain di Provinsi Sulut. Penyebaran Covid-19 dapat ditanggulangi dengan 3 M dan 3 T. Mengenai 3 T itu merupakan tanggung jawab pemerintah,” terang Silangen.

Ia menambahkan, dari 180 ribu populasi penduduk Mitra, 20 % diantaranya sudah melalui tahapan pemeriksaan. Hal itu telah melebihi syarat 10 % dari Kementerian. Ini yang patut dicontohi Kabupaten Mitra.

Selain itu, Silangen pun memuji kesigapan dan keterlibatan pemerintah dalam rangka memutus rantai pandemi Covid-19.

“Terkait Covid-19 di Mitra, pemerintah selalu hadir bagi masyarakat, bahkan untuk Rapid Test di Mitra, pemerintah tidak memungut biaya. Dan bagi saya kebijakan itu sungguh sangat luar biasa,” terang Silangen.

Ia pun menambahkan Kabupaten Mitra bisa menjadi Pilot Projek karena banyak yang bisa dipelajari di sini.

“Ini yang menjadi pertimbangan kita, di masa Covid ini tidak perlu harus jauh belajar, sedangkan daerah lain belajar di Mitra, untuk apa harus jauh – jauh belajar, kalau di Mitra saja bisa,” tutup Silangen.

(Alfian Soriton)