
MANADO, MediaManado.com – Anggota Komisi II Legislator Sulut Nick Adicipta Lomban minta instansi terkait lebih mengawasi pasokan hewan kurban baik terkait keluar masuknya hewan kurban di wilayah Sulut, maupun kualitas hewan, harga dan kesehatan hewan kurban itu sendiri.
Hal itu disampaikan Nick Lomban Dalam rangka menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha atau hari raya kurban yang akan diperingati kaum Muslim pada 30 Juli 2020.
“Sebaiknya ada koordinasi antar dinas terkait misalnya Perhubungan terkait aktivitas masuk dan keluarnya hewan kurban dari Sulut maupun masuk Sulut. Juga bersama Dinas Perdagangan terkait harga hewan kurban,” ungkap Nick Lomban, Jumat (17/07/2020).
Menurut dia, instansi terkait, khususnya Dinas Pertanian dan Peternakan harus bertindak ketat melakukan pengawasan di daerah perbatasan atau pintu-pintu masuk ke daerah Sulut guna mengantisipasi masuknya hewan ternak yang tidak sehat.
Selain pengawasan keluar masuknya hewan kurban, patut pula dijamin kualitas daging hewan kurban.
“Kemudian bisa menjamin mutu pangan asal hewan, mengingat daging dari hewan kurban yang disembelih akan disalurkan untuk fakir miskin. Jangan sampai distribusi daging kurban tidak terjamin keamanannya,” ujar Nick Lomban, Ketua Fraksi NasDem DPRD Sulut ini.
Selain itu, instansi terkait harus pula menjamin bahwa hewan kurban yang disalurkan benar-benar sehat untuk dikonsumsi.
“Intinya hewan ternak yang akan dipasarkan harus melalui proses ketat terlebih dahulu untuk memastikan kelayakannya untuk dikonsumsi,” tandas Nick Lomban. (Tim)





