http://mediamanado.com/wp-content/uploads/2014/05/iklan10a1.jpg
Breaking News

Masuk Tahun Ketiga, Kejari Minut Sukses Dampingi Pengelolaan Dandes Lilang

SALAM TANGGUH:

SALAM TANGGUH: Kajari Fanny Widyastuti bersama Kasie Intel Ekaputra Polimpung saat menerima kunjungan pemerintah Desa Lilang dalam Pemaparan RAPBDes TA 2021 dalam program JAGA DESA.

MINUT, Mediamanado – Program Jaksa Garda Desa yang dilaksanankan oleh Kejari Minut berjalan baik. Dimana, JAGA DESA adalah salah satu program Kejaksaan Republik Indonesia dalam rangka untuk mengawal Pembangunan dasa berdasarkan Dana Desa agar kiranya Dana Desa tersebut dapat digunakan dengan tepat sasaran serta mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan anggaran yang menyebabkan Tindak Pidana Korupsi.
FB_IMG_1618485418175
Kejaksaan Negeri Minahasa Utara sejak tahun 2018 sudah melakukan pendampingan di beberapa desa se Minut diantaranya desa Lilang, Kecamatan Kema.
Menurut Kajari Fanny Widyastuti melalui kepala seksi Intel Ekaputra Polimpung, menyatakan bahwa pembimbingan dan pengawasan jaga desa ini, pada awalnya dimohonkan oleh pemerintah desa kemudian akan diundang ke kantor Kejari Minut untuk memaparkan rencana kegiatan penggunaan dan pengelolaan dana desa yang termuat dalam APBDes serta kendala dan hambatan terkait pelaksanaannya dari sisi yuridis/aturan yang berlaku.

“Dalam pemaparan tersebut Jaksa Garda Desa tidak melakukan intervensi dari sisi teknis namun membantu pemerintah desa agar dalam pelaksanaanya sesuai dengan aturan yang berlaku. Sehingga, kedepannya dapat meminimalisir dampak dikemudian hari terjadinya kesalahan dari sisi yuridis,” katanya.
FB_IMG_1618482146362
Kasie Intel ini menjelaskan, setelah pemaparan tersebut akan ditelaah sebagai bahan, apakah permohonan pembimbingan dan pengawasan dapat diterima atau tidak.
“Apabila diterima maka Tim Jaga Desa akan turun langsung ke Desa utk melakukan penerangan/penyuluhan hukum sambil melihat langsung proses dan tahapan yang dilaksanakan sudah sesuai atau belum dengan yang dipaparkan,” jelasnya.

Untuk Desa Lilang sebagaimana ditambahkan Eka, terkait pengelolaan dana desa telah sesuai tujuannya yaitu mensejahterakan masyarakat. Misalnya dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam kegiatan-kegiatan yang anggarannya bersumber dari dana desa. “Dengan dilibatkan masyarakat desa maka masyarakat akan mendapatkan upah kerja, dari upah kerja itulah masyarakat mendapatkan tambahan penghasilan,” tutupnya.

Sementara itu, Hukum Tua Desa Lilang Frangki Roli Rorong kepada awak¬†mediamanad.com¬†mengatakan, jika dirinya merasa terbantu oleh kejaksaan dengan adanya program Jaga Desa atau Jaksa Garda Desa. “Pendampingan ini sudah masuk tahun ketiga. Tentunya, kami merasa terbantu karena ada pembimbingan dalam pelaksanaan dana desa oleh Kejaksaan. Sehingga, tujuan mensejahterakan masyarakat melalui program di desa boleh tercapai dan terlaksana dengan baik,” ujar Kumtua yang low profile dan murah senyum tersebut sore tadi.
Sebagaimana diketahui, pemaparan RAPBDes tahun anggaran 2021 pemerintah desa Lilang berlangsung pada Kamis 15 April 2021 di kantor Kejaksaan Minut yang diterima oleh Kajari Fanny Widyastuti didampingi Kasie Intel Ekaputra Polimpung turut dihadiri oleh Ketua BPD dan Tokoh Masyarakat Desa Lilang. (**)

Penulis : Sweidy Pongoh

About Sweidy Pongoh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*