Mitra, MediaManado.com – Ratusan warga masyarakat Penambang Kecamatan Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Selasa (8/3/2022) melaksanakan Aksi Unjuk Rasa dengan mendatangi lokasi tambang yang saat ini diklaim sebagai milik dari PT. Bangkit Limpoga Jaya (BLJ).
Aksi unjuk rasa ini dilaksanakan karena masyarakat menuntut haknya akibat beberapa waktu yang lalu sempat ditertipkan oleh pihak kepolisian.
“Kehadiran kami disini karena ingin menuntut hak kami yang selama ini mencari nafkah dilokasi ini dan sekarang dikeluarkan begitu saja,”ungkap Ibu Ine salah satu warga penambang yang ikut dalam aksi demo.
Ia bahkan meminta Pemerintah Kabupaten Mitra agar memperhatikan warga masyarakat yang saat ini lagi berjuang menafkai kelurganya dirumah.
“Kami hanya orang miskin yang berusaha mencari makan, ketika mata pencarian kami diambil maka kemana kami harus mengadu. Kami meminta agar Pemerintah berlaku seadil-adilnya serta dapat memperhatikan nasib kami,”ucapnya.
Terkait kejelasan lokasi yang saat ini diklaim milik PT.BLJ, masyarakat penambang meminta agar pemerintah dan perusahan harus bisa menjelaskan juga menunjukan kebenarannya.
“Kami berharap Pemerintah memjelaskan kebenarannya dan pihak PT.BLJ bisa menunjukan surat kepemilikan yang sah dan resmi, karna selama ini hanya tempat inilah tempat kami mencari nafkah. Jika benar ini milik PT.BLJ maka siap angkat kaki dari tempat ini,”ujarnya.
“Namun satu hal yang kami minta pihak PT.BLJ dapat memperhatikan kami dengan ganti rugi bahan yang telah dirusak serta menyedia lahan, agar kami bisa mencari nafkah tanpa menggangu pihak PT.BLJ,”tukas dia lagi.
(Alfian)









