Muchtar Pakpahan: Sudah Pasti Tidak Objektif Jaksa Agung Dengan Latar Belakang Partai

oleh
Jaksa Agung HM Prasetyo. (Foto : Istimewa)

Loading

Jaksa Agung HM Prasetyo. (Foto : Istimewa)
Jaksa Agung HM Prasetyo. (Foto : Istimewa)

JAKARTA – MediaManado.com – Guru Besar Universitas Kristen (UKI), Muchtar Pakpahan menilai, Jaksa Agung HM. Prasetyo yang berlatar belakang politikus, tidak memiliki objektifitas dalam penanganan sebuah kasus, terutama yang berkaitan dengan elit partai tempat ia berasal.

“Memang sudah banyak yang menginginkan Prasetyo diganti karena tidak memiliki harapan hukum yang objektif karena dia orang Partai Nasdem. Berarti penegakan hukum di level Jaksa Agung sulit,” ucap Muchtar, saat berbincang dengan wartawan, Jumat (22/1/2016).

Muchtar menjelaskan, setiap kasus yang ada di korps Adhyaksa wajib hukumnya untuk diselesaikan. Sebab, mangkraknya kasus akan dapat menjadi penghalang bagi negara untuk berjalan ke depan.

“Dan kalau negara mau berjalan ke depan jangan disisahkan kasus-kasus di Kejaksaan Agung karena akan jadi penghalang negara nantinya,” tutupnya.

Disinggung, apakah dirinya siap menggantikan posisi HM. Prasetyo jika diberi kepercayaan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), dengan mantap, Muchtar mengatakan kesiapannya. Ia meyakini, bisa menjadikan Kejaksaan Agung lebih objektif dan memastikan, dirinya dapat menyelesaikan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat yang terjadi di Indonesia.

“Saya kalau ditunjuk jadi Jaksa Agung, pasti bisa menyelesaikan kasus pelanggaran HAM. Kalau Jaksa Agung, HM Prasetyo enggak sanggup, diganti saja,” ujar dia.

Apabila ditunjuk sebagai Jaksa Agung, kata Muchtar, dirinya menyakini dapat lebih objektif dalam menanggani sebuah perkara. Hal itu lantaran dirinya tidak berpolitik dan tidak memiliki sejarah menjadi kader partai.

EDITOR : INYO R.