Olly Sebut 27 September Ketua DPRD Sulut Baru! Berty Kapojos Layak Gantikan Andrei Angouw

oleh
Tampak, pagi tadi Berty Kapojos mendampingi Olly Dondokambey di Kediaman "Cempaka" saat melakukan aktivitas rutin setiap hari.

Loading

20200115_235619

MINUT, Mediamanado- Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut Olly Dondokambey menyampaikan bahwa pada tanggal 27 September mendatang akan ada ketua DPRD Sulut yang baru. Hal tersebut disampaikan Olly Dondokambey, Kamis (13/8) siang, di kantor DPRD.
Soalnya, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw hampir pasti diusung PDI Perjuangan di Pilwako Manado, Desember mendatang.

Tampak, pagi tadi Berty Kapojos mendampingi Olly Dondokambey di Kediaman "Cempaka" saat melakukan aktivitas rutin setiap hari.
Tampak, pagi tadi Berty Kapojos mendampingi Olly Dondokambey di Kediaman “Cempaka” saat melakukan aktivitas rutin setiap hari.

“Yang pasti 27 September sudah ketua dewan yang baru,” kata OD, sapaan akrab Gubernur Sulut ini. Lebih lanjut mengenai mekanisme pengusulan ketua dewan, OD menuturkan DPD akan mengusulkan tiga nama.
“Nama-nama ini masuk dalam pengurus DPD. Tidak boleh tidak pengurus. Yang akan menentukan adalah DPP,” tandasnya.

3 nama tersebut dikabarkan adalah Rocky Wowor, Andi Silangen dan Berty Kapojos. Adapun dari 3 figure yang bakal diusulkan, Berty Kapojos yang lebih layak untuk menduduki kursi Ketua DPRD Sulut. Bagaimana tidak, figure yang akrab dengan siapa saja ini, berdasarkan track record pernah menjabat 2 kali Ketua DPRD di Kabupaten Minahasa Utara sebelum menjabat ketua Komisi III DPRD Sulut. Selama bergabung dengan PDI Perjuangan, Kapojos masuk dalam kepengurusan inti wakil ketua DPD Sulut. Kapojos masih dipercayakan Olly Dondokambey sebagai ketua Bidang Kadarisasi dan Ideologi DPD PDI Perjuangan Sulut.

Sementara itu, Kapojos kepada awak media mengaku jika amanat jabatan adalah kepercayaan pimpinan. Jika nanti dirinya dipercayakan partai untuk menggantikan Andrei Angouw sebagai Ketua DPRD Sulut karena AA majubdalam kontrstasi Pilwako Manado, tentunya semua berdasarkan kajian dan mekanisme. Namun begitu, dirinya tidak mengejar jabatan tersebut. “Sebagai petugas partai tentu harus siap dan mengamankan keputusan tersebut,” jelas Kapojos saat dihubungi. (Sweidy Pongoh)