MINUT, Mediamanado – Kerukunan merupakan modal paling penting dalam proses pembangunan dari segala sisi kehidupan. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kabupaten Minahasa Utara Joune Ganda dalam kegiatan forum diskusi, yang digelar oleh Forum Kerukunan Umat Beragama bersama Pemkab Minut di Hotel Casabaio, Sabtu (19/05/21) pagi tadi.
Diketahui, Bupati yang membuka secara resmi kegiatan tersebut, juga menyampaikan jika dirinya sangatlah kompromi dengan kerukunan. Sebab, dari sebuah kerukunanlah terjalin suatu hubungan yang baik.
“Kerukunan merupakan modal paling penting dalam proses pembangunan dari segala sisi kehidupan. Saya juga sudah menyampaikan dalam forum rapat paripurna DPRD, bahwa Pemerintahan kami ini tidak ada diskriminasi apalagi di bidang keagamaan, bahkan kedepan kami akan menyediakan tempat ibadah di kompleks perkantoran Bupati Minahasa Utara,” ujarnya.
Untuk itu, pada kesempatan tersebut, Joune Ganda mengajak FKUB, BAMAG, tokoh agama untuk mendukung Minahasa Utara sebagai kabupaten Bumi Revolusi Mental dengan menjaga kerukunan dan mendukung program Kawasan DSP Pariwisata. “Mengenai pengucapan syukur, saya menghimbau kita masih batasi untuk saat ini, karena kita belum mencapai Herd Community (kekebalan komunitas). Jadi, ketika kita membuka untuk sampai ke rumah-rumah bisa menjadi pemicu peningkatan Kasus aktif Covid-19,” katanya.
Sebagaimana terpantau, hadir dalam kegiatan forum diskusi pengucapan syukur ini, diantaranya Ketua Sinode GMIM Pdt. Hein Arina, Wakapolres dan para tokoh agama. Kegiatan ini tampak tetap mematuhi Protokol Kesehatan yang ketat dalam rangka memutuskan rantai penyebaran Covid-19. (*)
Editor: Sweidy Pongoh







