
MANADO, MediaManado.com-Panitia Daerah (Panda) Sulawesi Utara (Sulut) pada penerimaan terpadu calon Anggota Polri T.A. 2015 (Akpol, Brigadir dan Tamtama) tetap mengedepankan Prinsip “BETAH” (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis). Upaya ini diimplementasikan melalui penandatanganan Pakta Integritas, Senin (04/05/2015), di lapangan SPN Karombasan.
Segenap Panitia, Calon Taruna (Catar) Akpol, Calon Siswa (Casis) Brigadir dan Tamtama beserta para orangtua dan Pengawas Internal maupun Eksternal, bersama-sama mengucapkan Pakta Integritas, yang salah satu isinya yaitu tidak akan melakukan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) selama proses penerimaan berlangsung. Pakta Integritas tersebut selanjutnya ditandatangani oleh masing-masing perwakilan dan juga oleh Kapolda Sulut Brigjen Pol. Drs. Wilmar Marpaung, S.H.
Dalam sambutannya, Kapolda berharap seluruh Panitia agar menyadari tugas dan tanggung jawab dalam pelaksanaan seleksi penerimaan sesuai dengan aturan yang berlaku. Kapolda juga berjanji akan menindak tegas oknum Anggota Polri yang “bermain” (melakukan KKN maupun bentuk kecurangan lainnya) dalam proses penerimaan. Sedangkan kepada para orangtua dan peserta seleksi, Kapolda menghimbau agar tidak percaya pada pihak manapun, yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang.
Tahun 2015 ini, animo peserta seleksi Panda Sulut untuk Akpol sebanyak 106 orang (100 pria dan 6 wanita); Brigadir 1.473 orang (1.267 pria dan 206 wanita) dan Tamtama sebanyak 320 orang, (seluruhnya casis pria). Selanjutnya, seluruh Catar dan Casis akan menjalani serangkaian tes yang dimulai dari pemeriksaan administrasi (rikmin) awal. Tahapan tes berikutnya terdiri dari: pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, tes akademik, tes kesamaptaan jasmani, pendalaman Penelusuran Mental dan kepribadian (PMK) dan Rikmin akhir. Dijadwalkan, rangkaian seleksi penerimaan terpadu tersebut akan berlangsung hingga Juni mendatang. (ferry/*)





