Pansus DPRD Sulut Bahas Ranperda TJSL, Sinkronisasi Program Jadi Perhatian

oleh

Loading

MANADO, Mediamanado.com – DPRD Provinsi Sulawesi Utara melalui Panitia Khusus (Pansus) kembali menggelar pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Badan Usaha.

Agenda tersebut berlangsung di Ruang Serbaguna DPRD Sulut, Senin (5/10/2026), dengan pembahasan difokuskan pada sejumlah ketentuan yang masih memerlukan penyempurnaan.

Ketua Pansus, Louis Carl Schramm, memimpin jalannya rapat bersama Jeane Laluyan dan Cindy Wurangian. Turut terlibat dalam pembahasan anggota Pansus lainnya, Eungenia Mantiri, Eldo Wongkar, Rheza Waworuntu, serta Angel Wenas.

Pembahasan juga melibatkan jajaran Pemerintah Provinsi Sulut. Kepala Biro Ekonomi Sulut, Reza A. W. Dotulung, hadir memberikan penjelasan sekaligus mempresentasikan materi yang terdapat dalam draf Ranperda.

Sejumlah ketentuan dalam rancangan regulasi tersebut menjadi perhatian Pansus. Selain mencermati substansi setiap pasal, anggota Pansus bersama pihak eksekutif turut membenahi redaksi agar aturan yang disusun memiliki rumusan yang lebih jelas dan sesuai dengan kebutuhan daerah.

Dalam rapat itu, Pansus dan eksekutif juga menyepakati perlunya melihat secara langsung pelaksanaan program yang berkaitan dengan TJSL di daerah. Salah satu wilayah yang menjadi tujuan rencana kunjungan adalah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Louis mengatakan, agenda tersebut diperlukan untuk memastikan pembahasan Ranperda tidak berjalan sendiri, tetapi dapat diselaraskan dengan berbagai program yang telah dilaksanakan maupun yang sementara berjalan di daerah.

Louis pun meminta Kepala Biro Ekonomi Sulut membantu melakukan koordinasi dengan jajaran terkait di Bolmong. Langkah itu dinilai penting agar program yang ada di daerah dapat disesuaikan dengan arah pengaturan yang sedang dirumuskan Pansus.

“Sesuai dengan kesepakatan awal, kita hanya membahas sampai pada Pasal 12. Pak Karo sampaikan ke staf-staf yang ada, kiranya bisa menyampaikan kepada teman-teman yang ada di Bolmong, bahwa ada Pansus yang sudah membahas, supaya bisa sinkronisasi programnya dengan apa yang ada di Pansus,” kata Louis.

Lebih lanjut, Louis menyebut kunjungan kerja ke Bolmong akan menjadi bagian dari tahapan pembahasan Ranperda TJSL. Melalui kunjungan tersebut, Pansus diharapkan dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi serta pelaksanaan program di lapangan.

“Kita akan melakukan kunjungan dalam daerah di daerah Bolaang Mongondow. Kiranya, Bapak Reza bisa mengikuti,” ujar Louis.

Ajakan tersebut langsung mendapat tanggapan dari Reza. Kepala Biro Ekonomi Sulut itu menyatakan kesiapannya untuk ikut dalam agenda kunjungan yang akan dilakukan Pansus.
“Siap, Bapak,” jawab Reza.

(*/DM)