Paripurna DPRD Sulut, Gubernur Tekankan Sinergi dan Percepatan Pembangunan Daerah

oleh

Loading

MANADO, Mediamanado.com – DPRD Provinsi Sulawesi Utara menggelar rapat paripurna dalam rangka Penyampaian Rekomendasi DPRD Atas LKPJ Gubernur Sulut Tahun 2025 Serta Penyampaian Laporan Kinerja AKD DPRD dan Penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 Sekaligus  Penutupan Masa Persidangan II Tahun 2026 Serta Pembukaan Masa Reses III Tahun 2026, Kamis (23/4/2026).

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, mengatakan rangkaian agenda tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Ia juga mengapresiasi pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas dedikasi dalam menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi.

“Kolaborasi yang terbangun ini menjadi fondasi penting dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Komaling.

Menurutnya, berbagai rekomendasi yang dihasilkan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Tahun 2025 merupakan masukan konstruktif bagi pemerintah daerah dalam melakukan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara pun berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi tersebut sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan.

Adapun tindak lanjut difokuskan pada empat sektor utama. Pada sektor pelayanan dasar, pemerintah akan meningkatkan kualitas pendidikan melalui penataan distribusi tenaga pendidik serta memperkuat layanan kesehatan dengan peningkatan fasilitas dan dukungan tenaga medis, terutama di wilayah terpencil dan kepulauan.

“Kami ingin memastikan bahwa layanan pendidikan dan kesehatan dapat diakses secara merata oleh seluruh masyarakat, tanpa terkecuali,” katanya.

Di sektor non-pelayanan dasar, penguatan ketenagakerjaan dilakukan melalui pembaruan informasi pasar kerja, peningkatan pelatihan, dan perluasan program magang. Sementara itu, pengawasan lingkungan hidup akan diperketat guna menjaga keberlanjutan pembangunan.

“Pertumbuhan ekonomi harus sejalan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang,” ujarnya.

Untuk sektor unggulan, pemerintah terus mendorong pengembangan potensi kelautan, perikanan, dan pertanian melalui optimalisasi bantuan serta pemanfaatan teknologi guna meningkatkan produktivitas masyarakat.

“Setiap intervensi program harus berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara pada aspek penunjang, percepatan digitalisasi layanan publik, peningkatan kualitas perencanaan, serta pengelolaan keuangan yang akuntabel menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Birokrasi harus adaptif, profesional, dan mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan,” tegas Komaling.

Gubernur juga menekankan pentingnya laporan hasil reses DPRD sebagai representasi aspirasi masyarakat yang harus menjadi dasar dalam perumusan kebijakan.

YSK mengajak seluruh pemangku kepentingan menjaga semangat kebersamaan atau nilai Mapalus sebagai kekuatan dalam menghadapi tantangan pembangunan.

“Semangat kebersamaan ini adalah energi utama kita dalam membangun daerah yang lebih maju,” katanya.

Memasuki Masa Persidangan III Tahun 2026, ia mengimbau seluruh pihak untuk terus meningkatkan kinerja dan koordinasi demi pelayanan optimal kepada masyarakat.

“Dengan kerja bersama yang konsisten dan berintegritas, kami optimistis Sulawesi Utara akan terus maju dan semakin sejahtera,” tutup Komaling.

(DM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *