Minut, MediaManado – Bantuan kepada masyarakat terus di salurkan pasangan JG-KWL. Paket bantuan sembako terus disalurkan “non stop” sebagai bentuk kepedulian kepada sesama dari calon Bupati dan Wakil Bupati Minut Joune Ganda-Kevin William Lotulung (JG-KWL).
Melalui tim JG-KWL terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang ada Kabupaten Minahasa Utara (Minut), bantuan dalam bentuk beras dan ikan kaleng aktif disalurkan. Ini juga merupakan bukti pasangan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) peduli kebutuhan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Teranyar, Minggu (28/6) kemarin rata-rata bantuan JG-KWL menyasar beberapa tempat ibadah di GMIM wilayah Minawerot, bantuan telah di salurkan di GMIM Baitani Paslaten, GMIM Trivena Karegesan dan GMIM Walinouw Tumaluntung.
“Kami tim JG-KWL intens turun membantu warga sejak menyebar wabah Covid-19. Bapak Joune dan Kevin ingin buat semaksimal mungkin buat warga yang terdampak Covid-19. Dengan penyaluran bantuan menandakan punya rasa kemanusiaan yang tinggi, dan hal ini menjadi arahan sosok dari Joune Ganda,” ungkap Yudi Pelealu, koordinator tim JG untuk Minut hebat.
Sementara bantuan yang diberikan JG-KWL itu disambut penuh haru oleh sejumlah masyarakat, termasuk hamba-hamba Tuhan yang berada di gereja tersebut. Salah satu warga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Joune dan Kevin telah memberikan bantuan.
“Kami bersyukur telah diberikan bantuan apalagi di tengah menghadapi pandemi Covid-19. Semoga Bpk Joune dan Kevin diberkati,” kata ucap warga.
Di satu sisi, Joune Ganda terus berharap agar masyarakat Minut terhindar dari Covid-19.
“Semoga bantuan ini dapat membantu untuk masyarakat. Saya berharap masyarakat tetap patuh terhadap protokol Covid-19. Supaya mata rantai penyebaran pandemi ini bisa cepat diputuskan,” ucapnya.
Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPD PDIP Sulut ini juga berpesan agar masyarakat meminta tuntunan Tuhan agar Covid-19 cepat berlalu.
“Dan sebisa mungkin masyarakat makin bijak dalam menghadapi situasi kenormalan baru,” tuntasnya.
Oktaviana Mundung







