
BITUNG, MediaManado.com – Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Bitung Hendry Sakul mengatakan, Pemerintah Kota Bitung mulai merealisasikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang merupakan bantuan pemerintah bagi MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam meningkatkan kualitas dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk menjadi layak huni.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Bitung, Hendry Sakul, Selasa (23/6/2020) sebelum peletakan batu pertama.
Menurut Sakul, BSPS merupakan program bantuan dari Pemerintah Pusat dari dana APBN melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dengan pelaksana kegiatan oleh Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Utara atas dasar usulan dari Pemerintah Daerah.
Dijelaskan, bantuan ini meliputi pemenuhan standar keandalan komponen struktur bangunan, serta peningkatan kualitas bahan penutup atap, penutup lantai dan dinding bangunan.
“Total bantuan yang diterima oleh masyarakat penerima adalah Rp. 17.500.000,- yang terdiri dari Bantuan berupa bahan bangunan senilai Rp. 15.000.000,- ditambah dengan bantuan untuk upah kerja senilai Rp. 2.500.000,” tandas Sakul, Selasa (22/06/2020).
Dia menambahkan, Pemerintah Kota Bitung mendapatkan bantuan tersebut Tahun 2020 ini, dengan jumlah total 300 unit, tersebar di Kecamatan Ranowulu 55 Unit, Matuari 45 unit, Girian 65 unit, Madidir 25 unit, Maesa 50 unit, dan Aertembaga 60 unit.
“Bantuan diterima berupa bahan bangunan dan upah kerja, setelah pekerjaan dimulai,”ujar Sakul.
“Kita bersyukur karena Tuhan mengendalikan pejabat di pusat, sehingga kita bisa mendapat bantuan untuk 13 kelurahan, dengan total penerima bantuan 300 unit. Itu karena Tuhan mendengar permohonan saya sehingga ini bisa terkabul, mereka itu, Menteri PU, Dirjen Cipta Karya, serta Direktur Perumahan Rakyat. Itu juga karena Wali Kota Bitung sudah dikenal karena sukses dengan program dibidang air bersih, meski bantuan sedikit-demi sedikit tapi kami lakukan dengan baik bahkan lebih,”ungkapnya.
Walikota Bitung Max J Lomban dalam sambutannya mengatakan, memang apa yang dilaporkan Kepala Dinas Perumahan Dan Pemukiman Kota Bitung, itu memang benar untuk memperjuangkan program ini bawah ke Bitung tidak gampang.
“Tapi kita bersyukur kepada Tuhan mengendalikan penjabat – pejabat di pusat, hingga kami bole dapat 13 kelurahan, jumlahnya 300 yang dapat manfaat. Sementara di tempat lain paling 10, 20 ya paling banyak 30, tapi kita boleh dapat 300. Itu karena pertama Tuhan Yang Maha Kuasa Allah SWT. Dia sayang sama kita, yang saya punya permohonan didengar Tuhan sehingga Tuhan gerakan mereka punya hati kasih program itu. Siapa saja mereka itu, ya Menteri PU, Dirjen Cipta Karya serta Direktur Perumahan Rakyat,”ujar Lomban.
Tentunya program ini sangat berharga sekali bagi masyarakat kurang mampu untuk memiliki rumah sendiri.Tapi persyaratannya itu harus lahan sendiri atau lahan tanah pemilikan.
Turut hadir jajaran Pemkota Bitung Asisten 1, Asisten 2 dan Asisten 3 serta Camat Girian, Lurah Girian Bawah dan warga setempat. (hd).





