
MANADO, MediaManado.com – Dampak politik dari pilgub Kabupaten Boltim, puluhan pendemo menggoyangkan kantor Gubernur Sulut, Senin (23/5).
Para pendemo meminta agar Bupati Boltim Sehan Landjar segera diturunkan dari jabatannya.
Adapun alasan para pendemo diantaranya, adanya pernyataan dari bupati Boltim baik melalui rekaman pidato bahwa dirinya hanya milik para pendukung nya 26.700.
Tindakan semena mana mutasi PNS yang tidak sesuai, memberhentikan sebagai dan aparatur desa yang sewaktu pilgub, tidak mendukung beliau.
Para pendemo meminta Gubernur Olly Dondokambey untuk memberikan perhatian terhadap sepak terjang bupati dan melindungi masyarakat dari intimidasi dan arogansi bupati.
Para pendemo diterima Karo Hukum Setda Provinsi Sulut Glady Kawatu.
Dihadapan para pendemo, Karo Glady mengatakan permintaan maaf, karena Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekprov sementara tugas luar kantor dalam rangka menghadiri HUT Kabupaten dan Kota.
Akan tetapi atas petunjuk pimpinan, maka dirinya menerima para pendemo.
Untuk itu, para pendemo yang diwakili 10 orang melakukan dialog terbuka dengan Karo Hukum.
Berbagai bukti baik rekaman pernyataan dan bukti tertulis lainnya, diserahkan kepada Karo Hukum untuk ditindaklanjuti kepada Gubernur.
Kawatu juga berharap agar masyarakat Boltim bisa kembali beraktivitas sambil menunggu kajian terhadap laporan oleh pemprov Sulut. (Fa)





