BITUNG, Mediamanado.com — Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan pengusaha asal Kota Bitung, Reynald yang akrab disapa Inal. Dengan penuh keikhlasan, ia membagikan 30 paket sembako kepada masyarakat yang ditemuinya di jalan, Jumat (9/10/2026).
Aksi sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang diterimanya. Bagi Inal, apa yang dimilikinya saat ini bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi, melainkan juga harus bisa membawa manfaat bagi orang lain.
“Untuk membagikan rezeki yang Tuhan titipkan melalui saya, karena apa yang saya miliki bukan milik saya pribadi, melainkan milik orang banyak yang dititipkan melalui saya,” ujar Inal.
Dalam kegiatan tersebut, Inal menyiapkan 30 karung beras, 30 liter minyak kelapa, dan 30 kilogram gula yang dikemas menjadi 30 paket sembako.
Paket bantuan itu kemudian dibagikan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, mulai dari warga kurang mampu, tukang ojek, pemulung, hingga masyarakat yang kebetulan melintas di jalan.
Meski dilakukan secara sederhana, aksi berbagi tersebut menghadirkan suasana penuh kehangatan. Warga yang menerima bantuan tampak bersyukur atas kepedulian yang diberikan.
Bagi Inal, berbagi tidak harus menunggu seseorang memiliki kekayaan berlimpah. Menurutnya, hal terpenting adalah keikhlasan dan kemauan untuk membantu sesama, terlebih bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi.
Ia berharap, bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial merupakan tanggung jawab bersama.
Inal juga berharap langkah kecil yang dilakukannya bisa menginspirasi para pengusaha lainnya di Kota Bitung untuk menyisihkan sebagian rezeki dan turut membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga apa yang saya bagikan hari ini bisa bermanfaat. Saya hanya perantara, Tuhan yang memberi rezeki untuk kita semua,” pungkasnya.
Aksi yang dilakukan Inal menjadi gambaran bahwa nilai kemanusiaan tidak selalu diukur dari besarnya bantuan yang diberikan, tetapi juga dari ketulusan hati untuk berbagi.
“Sebab, rezeki akan semakin bermakna ketika tidak hanya dinikmati sendiri, tetapi juga menjadi berkat bagi sesama,” tutup Inal kepada Mediamanado.com.





