Perayaan Natal Korps Adhyaksa se-Sulut, Kajati: Rawatlah Kerukunan dan Jaga Keharmonisan

oleh

Loading

20191220_004122_640x419

 

MANADO, MediaManado.com – Keluarga Besar Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara dan Kejaksaan Negeri se-Sulut menggelar Perayaan Natal 2019 di Graha Gubernur Bumi Beringin Manado, Kamis (19/12/2019).

Perayaan Natal ini didahului dengan Ibadah yang dipimpin oleh Khadim Pendeta Handri Mecky Dengah MTh dengan mengambil tema renungan “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang.”

Usai ibadah, dilanjutkan dengan Perayaan Natal yang didahului laporan Ketua Panitia, Stanley Yos Bukara, SH.

Stanley Bukara mengatakan, panitia perayaan Natal tahun ini mengangkat tema ‘Harmony In Diversity’  dengan sub tema ‘Dengan Semangat Natal Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri sese-Sulut, Memperkuat Keharmonisan di Tengah Masyarakat’.

20191219_232744_640x440

Menurut Bukara, tema dan sub tema Perayaan Natal ini mengadung arti, sebuah keselarasan dalam keberagaman.

“Dengan kata lain, walaupun kita berbeda suku, agama dan ras, bahasa dan semua hal, namun kita tetap menjadi satu untuk membangun bangsa dan negara yang kita cintai bersama,” kata Bukara.

Rangkaian perayaan Natal Korps Adhyaksa se-Sulut telah dilakukan sejumlah kegiatan diantaranya melaksanakan Anjangsana dan Berbagi Kasih dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Darus Saadah Manado.

Selain itu, dilakukan juga Anjangsana dan Berbagi Kasih dengan Panti Penyantunan Penyandang Cacat Tunarunggu Damai Tomohon dan Kunjungan ke anggota Purna Adhyaksa dengan memberikan bantuan sebagai tali asih. Dan saat ini, panitia telah menggelar Ibadah Natal, pujian dan konser musik perayaan Natal tahun 2019.

20191219_233022_640x333

Mengawali pesan Natalnya, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH, MH mengutip penggalan syair ‘Alangkah Bahagianya Hidup Rukun dan Damai, di dalam Persaudaraan Bagai Minyak yang Harum, Alangkah Bahagianya Hidup Rukun dan Damai’.

Syair ini, kata Kajati Sulut mengandung makna bahwa meski kita berbeda, akan selalu tercermin semboyan bangsa Indonesia dan bingkai NKRI, Bhineka Tunggal Ika (Berbeda Beda Namun Terap Satu).

“Keberagaman Suku Adat Budaya dan Agama, memaknai Ibadah perayaan Natal tahun 2019 ini, merupakan saat yang tepat untuk terus menjaga dan merawat bingkai perbedaan dalam melaksanakan tugas tanggung jawab dalam berbangsa dan bernegara. Untuk itu, saya mengajak kepada jajaran Adhyaksa untuk terus menjaga dan mempertahankan komitmen Reformasi Birokrasi, Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Menpan RB,” ungkap Kajati Andi Arief.

Orang Nomor Satu di jajaran Korps Adhyaksa se-Sulut ini pun memberi apresiasi atas keberhasilan Kejati Sulut yang berhasil meraih predikat WBK dan mengapresiasi Kejari Tomohon dan Kejari Kepulauan Sangihe yang boleh meraih Predikat WBK, Wilayah Bersih Melayani sehingga akan tercipta tugas menuju WBK / WBBM”.

“Natal adalah suatu rangkaian peristiwa pengharapan dan berita sukacita, yang ditujukan kepada seluruh umat di muka bumi ini untuk menebus dosa umat manusia. Dia datang menjelma sebagai Anak Manusia untuk menyelamatkan dosa, kita boleh menerima pengampunan lewat kematian-Nya di kayu salib yang telah menang atas dosa,” kata Kajati Sulut.

20191220_004142_640x332

Kajati Sulut pun mengajak agar jajaran Korps Adhyaksa se-Sulut untuk terus merawat kerukunan dan meningkatkan kebaikan, bersyukur, dan semangat untuk selalu merendahkan diri di hadapan Tuhan Allah, serta semangat untuk mengasihi dan mengampuni orang lain.

“Kiranya, damai Natal selalu berada dimanapun kita berada,” ucap Kajati Andi Arief.

Hal ini merupakan Spirit Natal, dimana sesungguhnya makna Natal dapat diterapkan oleh seluruh jajaran Korps Adhyaksa Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri se – Sulut, sehingga akan dapat memperkuat keharmonisan di tengah masyarakat berbangsa dan bernegara.

“Mari kita semua untuk selalu membangkitkan pengharapan, perbuatan semangat dalam berkarya untuk meneruskan perjalanan hidup setiap hari,” kunci Kajati Sulut.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE yang diwakili Asisten I Drs. Edison Humiang MSi mengucapkan Selamat merayakan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

“Sukacita yang kita rayakan saat ini memberikan kita kekuatan dalam iman dan diberkati. Aras nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, kami mengapresiasi kepada Kejaksaan Tinggi Sulut yang boleh membangun masyarakat hidup rukun dan damai,” ungkap Humiang.

20191219_232926_640x329

Dia menambahkan bahwa bagian anugerah hidup rukun, merupakan contoh akan kasih Kristus kepada umat manusia, mengantarkan dalam perjalanan hidup manusia bahwa nilai spritual merupakan wahana penting dalam memelihara kebersamaan dan kekompakan dalam berbagai kondisi, agar semakin mempererat jalinan tali persaudaraan termasuk dalam berbagai tantangan dan rintangan yang berpengaruh dalam pembangunan.

“Kepada jajaran Korps Adhyaksa diharapkan, tampil sebagai mitra dan hubungan, yang berkontrubusi positif sehingga akan memperkuat optimalisasi program Sulut berdikari, berdaulat bagi masyarakat,” ujar Humiang.

Wakajati Sulut A. Dita Prawitaningsih, SH.MH dalam ucapan terima kasih mengatakan, sungguh dan alangkah bahagianya, merawat suatu perbedaan yang ditampilkan oleh Kejaksaan Tinggi.

“Atas nama pribadi dan Panitia, dari lubuk hati yang paling dalam memberi dukungan atas terselenggaranya Perayaan Natal ini. Atas nama Pimpinan Kejaksaan dan keluarga, kami mengucapkan Selamat Merayakan Natal 25 Desember 2019 dan Menyambut Tahun Baru 1 Januari 2020. Semoga Tuhan selalu memberkati, menganugerahkan Damai Sejahterah bagi kita sekalian,” tutup Wakajati Sulut.

Turut meramaikan Perayaan Natal Kejaksaan Tinggi Sulut dan Kejaksaan Negeri se-Sulut tahun 2019, diantaranya Performance Ermy Kulit Vokal, Ariel Setiadi Quartet, Jefrey Tahalele Bas, Desca Anugrah Drum, Benny Sumarta piano/keybort, Feeturing Puspallia, dan Andrey Hahanusa.

Turut Hadir Kajati Sulut Andi Muh.Iqbal Arief, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara A. Dita Prawitaningsih, SH.MH, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulut ibu Nurhayati Andi Muh Iqbal Arief, Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE yang diwakili Asisten I Drs Edison Humiang, MSi, Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut, Bupati Minut Vonny Aneke Panambunan, Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, Ketua BKSUA, BPMJ, Para Asisten, Kabag TU, Para Koordinator, Para Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri serta pejabat strukturalnya dan para pegawai kejati Sulut serta tamu undangan lainnya. (Ferry/penkumkejati)