
MANADO, MediaManado.com – Perjuangan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven OE Kandouw (ODSK) terhadap nasib para petani kopra mulai menemui titik terang setelah dilakukan berbagai upaya termasuk menemui para pemilik pabrikan pembeli kopra petani Sulut.
Kini harga kopra mulai merangkak naik ke level di atas Rp 5000-an per kg, dari harga sebelumnya yang terjuan bebas hingga Rp 2000-an per kg.
Inilah bukti komitmen ODSK menyelamatkan nasib petani kopra dari keterpurukan harga kopra yang sebelumnya sangat memprihatinkan.
PT. Cargil, salah satu pabrikan pembeli kopra petani kelapa, pada bulan November masih membeli kopra dengan harga Rp. 4800/kg, saat ini mematok harga beli sebesar Rp. 5.500/kg. Sementara untuk PT. Multi Nabati pada bulan November sempat mematok harga beli kopra di kisaran Rp. 4.800/kg, saat ini menaikan harga beli sebesar Rp. 5.600/kg.
Mulai merangkak naiknya harga beli kopra oleh pabrikan disebabkan berbagai langkah strategis yang dilakukan Gubernur dan Wagub dalam rangka menaikan harga beli kopra para petani di Sulut. Diantaranya dengan mengajak para perusahan pabrikan kopra untuk menaikan harga beli kopra.
Untuk rencana jangka panjang, Gubernur mengagagas program untuk mengatasi anjloknya harga kopra dengan mengembangkan industri minyak goreng kelapa skala kelompok tani. Kepedulian Gubernur terhadap petani kelapa ini dilakukan dengan memberikan bantuan sebanyak 12 unit mesin produksi minyak kelapa untuk kelompok tani yang akan mengelola industri minyak goreng kelapa di tahun 2018 ini. Dua diantaranya termasuk bantuan tempat pengolahan kelapa.
Pada tahun 2019 nanti, Pemprov Sulut akan memberikan bantuan dengan jumlah lebih besar, yaitu sebanyak 23 unit mesin beserta tempat pengolahan senilai Rp 7 miliar. Langkah lain yang dilakukan Pemprov Sulut untuk meningkatkan nilai jual produk turunan dari kelapa, yaitu mengadakan pertemuan yang diikuti seluruh daerah penghasil kelapa di Indonesia. (ferry/)





